0
News
    Home Aaron Chia Berita Bulu Tangkis Featured Herry IP Jerman Open Soh Wooi Yik

    Chia/Soh Kalah Dini saat Ganda Putra Indonesia Pilih Latihan, Herry IP Tak Gusar dengan Rapor Merah di German Open 2026 - Bolasport

    6 min read

     

    Chia/Soh Kalah Dini saat Ganda Putra Indonesia Pilih Latihan, Herry IP Tak Gusar dengan Rapor Merah di German Open 2026


    Dari kiri ke kanan, Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) dan Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan) di podium ganda putra Malaysia Open 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu (11/1/2026), (MOHD RASFAN/AFP)

    BOLASPORT.COM - Kepala pelatih ganda putra Malaysia, Herry Iman Pierngadi, tak mempermasalahkan kekalahan anak didiknya pada babak-babak awal German Open 2026.

    Tiga ganda putra dari 'pelatnasnya' Malaysia babak belur ketika tidak ada satu pun yang lolos ke perempat final German Open 2026.

    Nestapa juga dialami pasangan andalan, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, yang sebenarnya tampil sebagai unggulan pertama di ajang BWF World Tour Super 300 itu.

    Chia/Soh dipecundangi Julien Maio/William Villeger dari Prancis dengan skor 15-21, 22-24 dalam laga di Muelheim an der Ruhr, Jerman, Kamis (26/2/2026).

    Maio/Villeger merupakan pasangan peringkat 87 dunia. Adapun Chia/Soh adalah peringkat kedua dalam ranking BWF terkini.

    Chia/Soh pun melanjutkan puasa gelar sejak Singapore Open pada Juni lalu.

    Padahal rival-rival top absen dari German Open 2026. Hanya Chia/Soh dan Liang Wei Keng/Wang Chang dari China sebagai kontestan dari 8 besar ranking dunia.

    Baca Juga: Daftar Unggulan Tersingkir pada German Open 2026 - 2 Murid Herry IP Dipulangkan Underdog

    Dua jagoan Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, memilih langsung bertanding di All England Open 2026.

    Fajar/Rian dan tim pelatnas Tanah Air mematangkan persiapan dengan berlatih di markas tim Inggris di National Badminton Centre, Milton Keynes.

    Herry IP memiliki penjelasan mengenai kekalahan Chia/Soh yang mengejutkan.

    Pelatih asal Indonesia itu menjelaskan bahwa fokus dan permainan Chia/Soh belum sepenuhnya mencapai 100 persen.

    Menurutnya, persiapan paling penting adalah menghadapi All England Open 2026.

    Kekalahan pada babak awal German Open membuat Chia/Soh setidaknya memiliki waktu recovery selama lima hari sebelum bergulirnya turnamen Super 1000 tersebut.

    "Fokus dan strategi permainan Aaron/Wooi Yik di Jerman belum mencapai 100 persen," kata Herry, dilansir BolaSport.com dari New Straits Times.

    "Namun, persiapan untuk All England lebih penting," kata Herry.

    Herry cukup yakin bahwa Chia/Soh mampu tampil lebih baik pada All England Open 2026.

    Apalagi Chia/Soh akan kembali memburu gelar pertama mereka pada turnamen BWF World Tour Super 1000.

    Chia/Soh akan berstatus sebagai unggulan kedua pada All England Open tahun ini, sementara unggulan pertamanya adalah Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan).

    "Saya optimistis mereka bisa mencapai level maksimal di All England dan bermain sesuai dengan performa terbaik mereka minggu depan," ucap Herry lagi.

    "Kami tidak mencari alasan untuk kekalahan (di German Open)."

    "Akan tetapi, Aaron/Wooi Yik tidak dalam performa terbaik mereka sementara pasangan Prancis bermain dengan baik," tutur pelatih berusia 63 tahun itu.

    Sementara itu, persiapan tim Indonesia dengan masa aklimatisasi lebih panjang berjalan dengan positif menuju All England Open 2026.

    Indonesia menjalani latihan bersama dengan tim bulu tangkis Inggris dan Amerika Serikat.

    Fajar/Fikri dkk. mendapatkan rekan sparing yang cukup mumpuni yaitu pasangan andalan Inggris, Ben Lane/Sean Vendy.

    Lane/Vendy sedang berada dalam tren positif setelah mencapai semifinal Malaysia Open 2026 pada awal tahun ini.

    Mereka juga pernah mengalahkan Chia/Soh di final Arctic Open 2025 untuk pecah telur dengan trofi perdana di level Super 500.

    Tim ganda putra Indonesia berpose dengan ganda putra Inggris, Ben Lane/Sean Vendy, setelah sesi latihan bersama di Milton Keynes, Inggris, 27 Februari 2026.Tim ganda putra Indonesia berpose dengan ganda putra Inggris, Ben Lane/Sean Vendy, setelah sesi latihan bersama di Milton Keynes, Inggris, 27 Februari 2026. (PBSI)

    "Dilihat Ben dan Sean ini pasangan yang mempunyai karakter bermain sangat safe dengan pola permainan khas Eropa," kata Fajar dalam rilis PBSI.

    "Kami jarang mendapat sparring partner dengan gaya seperti ini."

    "Perkembangan mereka sungguh luar biasa, Mereka juga beberapa kali lolos ke babak-babak akhir di banyak turnamen penting yang pasti menambah percaya diri."

    Sementara itu, Fikri menganggap kesempatan latih tanding dengan Lane/Vendy memberikan tambahan motivasi dalam meningkatkan permainan.

    Diketahui, Lane/Vendy memiliki karakter permainan dengan bola-bola cepat dan serangan yang mematikan.

    "Saya rasa bukan hanya mereka yang mendapat hal positif di latihan bersama ini tapi kami juga," kata Fikri.

    "Kami merasakannya selama latihan mereka tampil all out jadi memacu kami untuk juga mengeluarkan semua tenaga," ujar Fikri.

    Baca Juga: MotoGP Thailand 2026 - Ketakutan Marquez Terjadi, Bezzecchi Pecah Rekor Lap tapi Merendah untuk Alien

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS