CAS Bisa Keluarkan Putusan Lebih Cepat, Malaysia Berisiko Dapat Sanksi Lebih Berat - Superball
SUPERBALL.ID - Pengacara olahraga, Nik Erman Roseli, meyakini bahwa Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) dapat mengeluarkan putusan terhadap Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sebelum tanggal 26 Februari.
Bahkan ia memperkirakan bahwa FAM dapat menghadapi sanksi yang lebih berat daripada yang awalnya dinyatakan.
Berbicara kepada Berita Harian, Nik Erman Roseli menyatakan FAM masih menghadapi risiko hukuman yang lebih berat, dan CAS dapat segera mengeluarkan putusan, mungkin sebelum sidang langsung pada 26 Februari mendatang.
Menurut pengacara tersebut, kasus yang melibatkan tuduhan pemalsuan dokumen oleh tujuh mantan pemain berakar pada kelemahan dalam manajemen FAM.
"Dari perspektif FIFA, masalah dokumen palsu ini adalah akibat dari manajemen yang buruk dari FAM," katanya.
"Dan jika mereka terus bersikap seperti itu, FIFA mungkin akan mengambil tindakan yang lebih tegas."
Baca Juga: Pengunduran Diri Massal Exco Federasi Malaysia Tak Pengaruhi Posisi Hamidin Mohd Amin, Kenapa?
Mengenai proses persidangan, Nik Erman menyatakan bahwa CAS tidak harus menunggu hingga setelah tanggal 26 Februari untuk mengeluarkan putusannya.
"Saya yakin keputusan akan dibuat pada tanggal lain," ucapnya.
"Biasanya, keputusan ditunda untuk memberi waktu kepada para arbiter untuk berdiskusi dan mempersiapkan alasan mereka."
Menurut sumber awal, putusan CAS kemungkinan akan dikeluarkan sebelum pertandingan pamungskas antara Timnas Vietnam dan Timnas Malaysia pada 31 Maret mendatang.
Jika CAS membuat keputusan yang tidak menguntungkan FAM, Vietnam berpeluang dinyatakan menang dalam pertandingan sebelumnya.
Dengan demikian, keputusan itu bisa berdampak pada kelolosan tim ke putaran final Piala Asia 2027.
Di tengah kontroversi yang sedang berlangsung, FAM mengumumkan pada hari Rabu bahwa semua anggota Komite Eksekutifnya untuk periode 2025–2029 telah mengundurkan diri secara sukarela.
"Tujuan pengunduran diri saya adalah untuk mencapai sejumlah tujuan," demikian pernyataan FAM.
"Termasuk melindungi reputasi dan kepentingan organisasi, serta meminimalkan risiko memburuknya kondisi lebih lanjut yang dapat memengaruhi sepak bola Malaysia secara umum."
Saat ini, FAM untuk sementara dikelola oleh Sekretaris Jenderal, dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah diundang untuk membantu mengevaluasi praktik manajemen.
Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul John, menyatakan bahwa pihaknya membutuhkan waktu cukup lama untuk melakukan penilaian.
"Tim AFC membutuhkan setidaknya tiga bulan untuk melakukan penilaian komprehensif terhadap seluruh sistem manajemen FAM," ujarnya.
Sebagai informasi, dalam ajang Piala Asia 2027, Timnas Malaysia masih memimpin puncak klasemen Grup F.
Skuad Harimau Malaya berhasil meraih poin sempurna (15 poin) dalam lima pertandingan yang mereka mainkan.
Timnas Vietnam menyusul di urutan dua klasemen dengan catatan 12 poin, terpaut tiga angka dari Malaysia.
Nantinya, hanya juara grup yang berhak melaju ke putaran final Piala Asia 2027.
Untuk bisa lolos, Vietnam wajib meraih kemenangan atas Malaysia setidaknya dengan selisih empat gol.
Adapun pertandingan antara Vietnam dan Malaysia bakal berlangsung di Stadion Thien Truong, Ninh Binh, Selasa (31/3/2026).
Menarik dinantikan, kira-kira siapa yang akan lolos ke Piala Asia 2027.