0
News
    Home Featured Futsal Piala Asia Futsal Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Futsal Indonesia Timnas Indonesia Timnas Iran Wendy Brian Ick

    Bintang Futsal Papua Sebut Tak Ada Tekanan untuk Lawan Iran di Partai Final Piala Asia Futsal 2026 - tvOneNews

    4 min read

     

    Bintang Futsal Papua Sebut Tak Ada Tekanan untuk Lawan Iran di Partai Final Piala Asia Futsal 2026  ‎

    ‎Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Timnas Futsal Indonesia, Wendy Brian Ick, menegaskan bahwa timnya tidak melakukan persiapan yang berlebihan jelang laga final AFC Futsal 2026. Ia menyebut para pemain memilih tetap berada dalam ritme normal sebelum menghadapi Iran.

    ‎Brian menilai pendekatan sederhana justru membantu pemain menjaga konsentrasi. Menurutnya, kesiapan mental dan fisik menjadi kunci utama menghadapi laga sebesar partai final.

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    ‎Hal tersebut disampaikan Brian saat menghadiri konferensi pers jelang pertandingan puncak AFC Futsal 2026. Ia menyatakan seluruh pemain fokus menjalani peran masing-masing secara maksimal.

    ‎Pemain kelahiran Jayapura itu menjelaskan bahwa tim tidak melakukan perubahan berarti usai menyingkirkan Jepang. Ia menegaskan para pemain hanya mengikuti arahan pelatih tanpa menambahkan hal lain.

    ‎"Saya sebagai pemain dan teman-teman sudah menyiapkan diri untuk bisa maksimal. Itu saja," ujar Brian dalam konferensi pers jelang laga, Jumat (6/2/2026).

    ‎"Tidak ada yang spesial, pemain hanya jalankan yang diperintahkan coach Hector (Souto)," tambahnya.

    ‎Lebih lanjut, Brian menilai sosok Hector Souto memiliki peran besar dalam membawa Indonesia melaju sejauh ini. Ia menggambarkan pelatih tersebut sebagai figur istimewa di ruang ganti tim.

    ‎Menurut Brian, ada dua hal utama yang membuat Hector Souto berbeda dari pelatih lainnya. Detail dalam mempersiapkan tim serta kemampuan memompa semangat pemain menjadi keunggulan utama sang juru taktik.

    ‎Pada laga final nanti, Indonesia akan menghadapi Iran yang dikenal sebagai kekuatan dominan futsal Asia. Lawan tersebut dinilai memiliki kualitas dan pengalaman yang tidak kalah berat dibanding Jepang.

    ‎Iran tercatat sebagai tim tersukses di ajang AFC Futsal dengan torehan 13 gelar juara. Rekam jejak tersebut membuat mereka dijuluki raja futsal Asia.

    ‎Meski menghadapi tim dengan reputasi mentereng, Brian memastikan skuad Garuda tidak merasa terbebani. Ia menyebut posisi Indonesia justru memberi keuntungan secara mental.

    ‎"Untuk tekanan saya rasa tidak ada, kali ini pertama kali Indonesia masuk final. Saya rasa tidak ada tekanan sama sekali," kata Brian.

    ‎Brian mengakui Indonesia memang belum memiliki tradisi panjang di laga final Piala Asia Futsal. Sebelum edisi 2026, pencapaian terbaik Indonesia hanya berhenti di babak perempat final.

    ‎Pemain yang membela Black Steel Manokwari itu juga pernah merasakan kerasnya persaingan di AFC Futsal 2022. Ia menjadi bagian dari skuad Indonesia pada turnamen tersebut.

    ‎Pengalaman pahit juga pernah dialami Brian saat berjumpa Iran empat tahun lalu. Saat itu, Indonesia harus menelan kekalahan telak lima gol tanpa balas pada fase grup.

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    ‎Kini, Brian berharap pengalaman masa lalu bisa menjadi pelajaran berharga. Ia bersama rekan-rekannya siap mencatatkan sejarah baru bagi futsal Indonesia di partai final AFC Futsal 2026.

    ‎(igp/hfp) 


    Komentar
    Additional JS