Alasan Dion Markx Bersyukur Bisa Dilatih Bojan Hodak di Persib - Semua Halaman - Bolasport.
Alasan Dion Markx Bersyukur Bisa Dilatih Bojan Hodak di Persib - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 1 Februari 2026 | 18:00 WIB
Dion Markx siap bertarung mendapatkan tempat di Persib, sudah dapatkan masukan dari pelatih Bojan Hodak. (PERSIB)
BOLASPORT.COM - Dion Markx menilai pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak sebagai sosok yang bisa melihat potensi pemain.
Persib mendatangkan Dion untuk tambahan amunisi di posisi bek untuk Super League 2025/2026 dan ACL 2 2025/2026.
Ini sekaligus jadi langkah strategis untuk regulasi pemain U-23 di setiap pertandingan.
Apalagi, dia dibesarkan di ekosistem Eropa dan proses adaptasi diprediksi tidak memakan banyak waktu.
Menghadapi dua ajang penting tentu membuat semua pemain harus langsung memberikan kontribusi.
Baca Juga: Jawaban Berkelas Andrew Jung usai Jadi Pahlawan Kemenangan Persib dari Persis Solo
Dion menjelaskan bahwa Persib adalah salah satu kandidat juara musim ini.
Dua trofi secara beruntun menjadi bukti bahwa Maung Bandung memiliki kualitas.
Dia tidak perlu berpikir dua kali saat tawaran tersebut datang.
"Persib adalah klub besar dan sarat prestasi, juara dua kali beruntun."
"Tentu saya sangat senang dengan tawaran ini," kata Dion Markx dilansir BolaSport.com dari laman Persib.
Mantan pemain NEC Nijmegen U-21 ini menilai bahwa pelatih Bojan Hodak adalah sosok yang kuat.
Pasalnya, Bojan langsung memberikan masukan sejak pertama kali dia bertemu.
Ini cukup krusial agar dia bisa berkembang dengan baik di dalam tim.
Apalagi, perjalanan di Maung Bandung akan panjang karena dia mendapatkan kontrak selama 2,5 musim.
"Dia (Hodak) lugas dan menyenangkan."
"Saat itu, dia menjelaskan apa saja sisi kelebihan saya."
"Selanjutnya apa saja yang perlu saya perbaiki untuk kebutuhan tim nanti," terangnya.
Selanjutnya, Dion siap bersaing untuk mendapatkan tempat utama di Persib.
Di posisi bek sudah ada Frederico Barba, Patricio Matricardi, dan Julio Cesar.
Termasuk Layvin Kurzawa yang menjadi salah satu sosok berpengalaman di tim.
Namun, hal ini tidak menjadi halangan dan dia siap bersaing untuk mendapatkan tempat.
Terdekat, kesempatan debut untuk pemain berusia 20 tahun tersebut diprediksi akan datang saat pertandingan melawan Malut United pada 6 Februari mendatang.
"Saya masih muda dan kompetitif. Saya siap untuk bersaing," ujarnya.