0
News
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia BWF Featured Spesial

    Alasan-Alasan BWF Mau Ganti Sistem Skor Jadi 3x15, Akhir April Bakal Ketok Palu - Bolasport

    6 min read

     

    Alasan-Alasan BWF Mau Ganti Sistem Skor Jadi 3x15, Akhir April Bakal Ketok Palu


    BWF menyodorkan keuntungan-keuntungan yang didapatkan dari sistem poin baru yang sedang diperjuangkan. (DIMITAR DILKOFF/AFP)

    BOLASPORT.COM - Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) membagikan proposal untuk pengajuan perubahan sistem skor. Meningkatkan kualitas pertandingan hingga kesehatan atlet menjadi alasan yang dikemukakan.

    Bulu tangkis berpeluang mengalami perubahan skor setelah sekian lama.

    Setelah sistem poin reli 3x21 menjadi pakem utama sejak 2006 sampai sekarang, BWF mencoba lagi eksperimen dengan alternatifnya.

    Walau sudah lebih singkat daripada sistem lama yaitu pindah bola 3x15 atau 3x11, sistem saat ini masih dirasa terlalu panjang.

    Satu dekade lalu BWF menguji coba sistem 5x11. Akan tetapi, perubahan yang diajukan ini tidak mendapatkan cukup banyak suara dalam Rapat Umum Tahunan.

    Untuk mengubah sebuah aturan dalam Laws of Badminton, diperlukan dua pertiga suara dalam pemungutan di Rapat Umum Tahunan BWF/BWF General Meeting.

    Gagal dengan sistem 5x11, konsep baru diperkenalkan dalam dua tahun terakhir dengan 3x15.

    Maknanya, laga dimenangkan dengan merebut 2 gim lebih dulu daripada lawan. Adapun sebuah gim dimenangi dengan cara mencapai poin 15 dan unggul dua angka.

    Baca Juga: Daftar Wakil Indonesia pada All England Open 2026 - Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Jalani Debut

    Sedangkan jika terjadi deuce, alias skor seimbang tepat sebelum batas 15 angka (14-14), pemain akan menjalani setting sampai poin maksimal 21.

    Uji coba telah dilakukan di sejumlah ajang, salah satunya di Kejuaraan Dunia Junior 2025 di mana sangat jarang ada laga yang berlangsung 1 jam atau lebih.

    Presiden BWF, Khunying Patama Leeswadtrakul, percaya sistem 3x15 memberikan fondasi yang kuat untuk masa depan olahraga di tengah tren hiburan yang makin cepat dan dinamis.

    "Usulan ini mendukung kesejahteraan pemain, menjaga pertandingan tetap dinamis, dan menarik bagi penonton global," ucap Leeswadtrakul dalam siaran pers BWF.

    Soal kesejahteraan pemain, kelelahan fisik menjadi pekerjaan rumah BWF di tengah badai cedera yang bahkan menimpa atlet-atlet elite-nya.

    Komitmen tanding yang tak dapat ditolak bagi pemain papan atas dan memberatkan, ditambah jadwal padat di sebuah turnamen menjadi sumber masalah.

    Pertandingan yang lebih pendek menjadi solusinya. Di samping sistem skor yang baru, BWF juga mendorong aturan hitungan waktu 25 detik untuk servis.

    Dengan pertandingan yang lebih singkat, karier atlet bulu tangkis diharapkan bisa lebih panjang.

    Pemain bukan satu-satunya yang akan diuntungkan. Kualitas pengambilan keputusan dari wasit juga diharapkan meningkat dengan beban kerja yang berkurang.

    Adapun tentang kualitas pertandingan dari sistem 3x15, BWF mencapai kesimpulan persaingan menjadi lebih menarik dan kompetitif.

    Poin yang lebih pendek membuat skor lebih rapat, mempercepat terjadinya titik kritis dalam laga, dan memicu lebih banyak reli-reli yang menarik.

    Semua ini menjadi bekal BWF untuk dapat meyakinkan para anggota, setidaknya agar tercapai batas dua pertiga suara yang memberikan dukungannya.

    Rapat Umum Tahunan BWF akan digelar pada 25 April 2026 di Horsens, Denmark, berbarengan dengan perhelatan Piala Thomas dan Uber di tempat yang sama.

    "Kami tidak sabar untuk mempresentasikan proposal ini kepada para anggota pada Rapat Umum Tahunan BWF 2026," tukas Leeswadtrakul.

    "Proposal ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BWF untuk memodernisasi format turnamen dan meningkatkan cara bulu tangkis dipromosikan ke seluruh dunia."

    Baca Juga: Indonesia Lihat Peluang, Malaysia Lihat Risiko soal Gebrakan BWF untuk Turnamen Bulu Tangkis Akbar

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS