Tidak Dibebani Target, PSSI Biarkan John Herdman Berproses selama Dua Tahun Pertama di Timnas Indonesia - Semua Halaman - Bolasport
Tidak Dibebani Target, PSSI Biarkan John Herdman Berproses selama Dua Tahun Pertama di Timnas Indonesia - Semua Halaman - Bolasport.com

BOLASPORT.COM - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman diberi kesempatan untuk berproses membentuk tim.
PSSI merekrut John Herdman dengan kontrak 2+2 tahun sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Pria asal Inggris tersebut sebenarnya dihadapkan dengan sejumlah ajang di tahun 2026.
Pada tahun ini, Skuad Garuda senior akan menghadapi turnamen seperti FIFA Series, Piala AFF, dan FIFA Matchday.
Pada awal tahun depan, Merah Putih juga akan menghadapi putaran final Piala Asia 2027.
Sementara di level U-23, Timnas U-23 Indonesia akan menghadapi Asian Games 2026 di Jepang.
Namun, PSSI tidak membebani target apapun kepada John Herdman di Timnas Indonesia.
Induk sepak bola tanah air tersebut membiarkan John Herdman berproses membentuk tim selama dua tahun pertamanya.
"Yang pertama, kami ingin dia punya waktu untuk proses melatih dan membangun tim," ujar Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga pada Minggu (11/1/2026).
"Kami sepakat menjaga dua tahun ini untuk proses tersebut," ujarnya.
Pada ajang terdekat yaitu FIFA Series, PSSI berharap ada banyak negara tangguh yang jadi lawan Timnas Indonesia.
Arya berharap bahwa Timnas Indonesia bisa mendongkrak ranking FIFA melalui ajang tersebut.
"Setelah itu, yang pasti ada FIFA Series."
"Nanti ada negara besar juga yang datang."
"Mudah-mudahan bisa mendapatkan ranking yang cukup baik."
"Setelah itu ada AFF, dan tahun depan ada Piala Asia," katanya.
Kemampuannya dalam meracik strategi cukup fleksibel.
Pendekatannya sudah terbukti membawa tim asuhannya melambung tinggi.
Kini, publik menanti formasi tepat yang akan diracik pria asal Inggris tersebut bersama Timnas Indonesia.
"Untuk membentuk tim," ujar Arya.
"Kita tahu dia sebagai pelatih dikenal dengan pendekatan fleksibel."
"Bisa mengubah strategi beberapa kali dalam satu pertandingan dan itu terbukti."
"Jadi nanti dia akan melihat formasi yang cocok untuk timnas."
"Kita juga belum tahu pola terbaiknya seperti apa," ujarnya.
