Tak Takut! John Herdman Pede Hadapi Tekanan Suporter Timnas Indonesia - Semua Halaman - Bolasport
Tak Takut! John Herdman Pede Hadapi Tekanan Suporter Timnas Indonesia - Semua Halaman - Bolasport.com
BOLASPORT.COM - Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, mengatakan bahwa ia tak takut menghadapi tekanan besar dari suporter skuad Garuda. Justru ia menganggap bahwa ini privilege bukan sebuah beban.
John Herdman resmi diperkenalkan PSSI kepada publik dalam konferensi pers, di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).
Pelatih asal Inggris tersebut datang untuk menggantikan posisi Patrick Kluivert yang telah mengakhiri kerja sama dengan PSSI pada 16 Oktober 2025 lalu.
John Herdman datang dengan harapan bisa membawa Timnas Indonesia berprestasi setelah harus mengubur mimpi ke Piala Dunia 2026.
Ini karena Timnas Indonesia gagal total di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Irak dan Arab Saudi.
Dengan kegagalan tersebut, PSSI mendatangkan pelatih baru agar bisa membawa Timnas Indonesia lebih berprestasi ke depannya.
Setelah diumumkan oleh PSSI sebagai pelatih anyar tim Merah Putih, mantan pelatih Timnas Kanada tersebut pun langsung disambut suporter.
Namun, tak hanya sambutan, tetapi tekanan juga langsung diberikan kepada mantan pelatih Toronto FC tersebut.
Menanggapi hal ini, John Herdman alih-alih merasa terbebani dengan tekanan suporter Timnas Indonesia.
“Tekanan itu adalah privilege. Anda datang ke sebuah organisasi, Anda memimpin sebuah tim, lalu Anda juga memikul negara ini,” ujar John Herdman kepada awak media termasuk BolaSport.com, di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).
John Herdman mengatakan bahwa ini juga bisa menjadi kutukan, tetapi alih-alih merasakan jadi sebuah beban.
Ia yang datang bersama asisten pelatihnya yakni Cesar Meylan dan keluarganya ini pun mengaku ingin memandang tekanan ini sebagai kesempatan besar.
“Itu bisa menjadi kutukan, tapi bisa juga jadi berkat justru buat kami. Kami akan memandang tekanan itu sebagai kesempatan besar,” kata John Herdman.
Ia menjadikan ini motivasi, karena ingin bisa membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia.
Pasalnya, John Herdman datang dengan ditargetkan bisa membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.
Untuk itu, ia mengaku bahwa akan memberi tahu kepada para pemain bahwa tekanan ini adalah hadiah
“Kita akan mengoptimalisasikan itu menjadi sebuah anugerah untuk kita semua. Akan jadi sebuah kesempatan yang besar jika saya melanjutkannya dan memberikannya kepada para pemain. Karena saya menikmati momen ini,” kata John Herdman.
“Saya akan mengatakan kepada para pemain bahwa tekanan itu sebuah anugerah,” ucapnya.
Mantan pelatih Toronto FC tersebut mengaku ia tak takut dengan tekanan suporter Timnas Indonesia.
Ia justru mengaku akan mendengarkan suporter Timnas Indonesia.
Namun, ia menegaskan bahwa akan berbicara dengan suporter juga bahwa untuk lolos ke Piala Dunia tak akan terjadi dalam satu malam saja.
Akan tetapi, ini ada sebuah proses dan itu sudah ia lakukan selama kariernya.
“Kita akan mendengar para fans, kita akan menggunakan energi mereka,” ungkap John Herdman.
“Saya akan mengatakan kepada para fans bahwa lolos ke Piala Dunia itu tidak bisa terjadi dalam satu malam. Itu membutuhkan 36 tahun untuk bisa melangkah ke sana,” jelasnya.
John Herdman menjelaskan bahwa Indonesia sebelumnya sudah mengambil langkah jauh, hanya butuh satu langkah lagi untuk lolos.
Untuk itu, alih-alih merasa tertekan, ia justru ini jadikan motivasi agar bisa membawa Timnas Indonesia mencapai target lolos ke Piala Dunia 2030.
“Untuk Indonesia, mereka mengambil langkah yang besar terakhir ini, dan kita harus melangkah ke tahap selanjutnya, dan kita akan melakukannya,” tutur John Herdman.
“Jadi, komitmen saya bahwa tekanan itu sesuatu yang akan membuat kami, mengarahkan kami, untuk bisa memastikan bahwa kami bisa ke momen itu untuk negara ini,” pungkasnya.
