0
News
    Home Berita Featured Liga Indonesia Persis Solo Persita Tangerang Spesial Super League

    Persis Solo Vs Persita : Diwarnai Flare, Tuan Rumah Catat Rekor Buruk 15 Laga Tanpa Kemenangan - Tribunsolo.

    5 min read

     

    Persis Solo Vs Persita : Diwarnai Flare, Tuan Rumah Catat Rekor Buruk 15 Laga Tanpa Kemenangan - Tribunsolo.com

    Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono

    Media Persis Solo
    LAGA PERSIS SOLO - Persis Solo kalah dengan skor 1-3 saat melawan Persita Tangerang, Minggu (4/1/2025). Laga ini sempat diwarnai insiden flare dan Persis Solo catat rekor buruk 15 laga tanpa kemenangan. 
    Ringkasan Berita:
    • Persis Solo kalah 1-3 dari Persita Tangerang di Stadion Manahan, Minggu (4/1/2026), memperpanjang puasa kemenangan menjadi 15 laga dan menempati dasar klasemen dengan 7 poin dari 16 pertandingan.
    • Pertandingan sempat terganggu flare suporter pada menit ke-84, membuat laga dihentikan sementara dan gol Gervane Kastaneer dianulir.
    • Persis Solo harus bangkit menghadapi Semen Padang, sementara Persita akan bertemu Borneo FC pada Jumat (9/1/2026).

    TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Persis Solo kembali meraih hasil negatif, mereka dikalahkan Persita Kediri dalam laga lanjutan Super League 2025/2026, Minggu (4/1/2026) sore di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah.

    Kekalahan ini membuat Persis Solo kian terpuruk, dengan catatan 15 pertandingan tanpa kemenangan.

    Terakhir kali Laskar Sambernyawa menang terjadi pada matchday pertama saat menaklukkan Madura United pada 9 Agustus 2025.

    Kini Persis mengumpulkan tujuh poin dari 16 laga dan berada di posisi dasar klasemen ke-18.

    Insiden Flare Suporter

    Pertandingan sempat terganggu akibat penyalaan flare oleh suporter Persis Solo pada menit ke-84.

    Rekomendasi Untuk Anda
    Persis Solo Kalah dari Persita di Stadion Manahan : Kini Terancam Degradasi Plus Sanksi Komdis PSSI

    Laga sempat dihentikan sementara dan kembali dilanjutkan pada menit ke-83 dengan tambahan waktu 12 menit.

    Di perpanjangan waktu, gol Gervane Kastaneer dianulir wasit karena lebih dahulu terkena pelanggaran. 

    Skor 3-1 atas kemenangan Persita Tangerang ini pun semakin membenamkan Persis Solo. 

    Pelatih Persita TangerangCarlos Pena, menyayangkan insiden tersebut, sementara Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, enggan berkomentar.

    Menurut Carlos Pena, penyalaan flare sangat berbahaya.

    Selain itu, dia menyoroti pemain yang menjadi tak terlihat di lapangan karena kepulan asap.

    Carlos Pena pun menyerahkan insiden ini kepada pihak yang berwenang.

    Meski laga diwarnai flare, pertandingan selesai dengan kemenangan Persik Kediri 2-1. 

    Persis Solo masih menghadapi tekanan untuk bangkit dari performa buruk musim ini.

    Laskar Sambernyawa selnajutnya akan menghadapi Semen Padang untuk menutup paruh pertama Super League. Sementara itu, Persita akan menghadapi Borneo FC pada Jumat (9/1/2026).

    (*)

    Komentar
    Additional JS