Pemain Naturalisasi Bodong Malaysia Bawa Alaves Kalahkan Espanyol, Pelatih: Dia Cerdas meski Lama Absen! - Superball
Pemain Naturalisasi Bodong Malaysia Bawa Alaves Kalahkan Espanyol, Pelatih: Dia Cerdas meski Lama Absen!
SUPERBALL.ID - Pelatih Alaves Eduardo Coudet melontarkan pujian untuk pemain naturalisasi bodong Timnas Malaysia, Facundo Garces, usai main lagi di Liga Spanyol.
Alaves bertandang ke RCDE Stadium, markas Espanyol, pada Sabtu (31/1/2026) dini hari WIB, sekaligus menandai kembalinya Facundo Garces.
Salah satu pemain naturalisasi bodong Timnas Malaysia itu diperbolehkan bermain lagi usai CAS menangguhkan skorsing FIFA.
Bukan permanen tapi sementara guna proses banding yang diajukan Federasi Malaysia (FAM) atas skorsing FIFA terhadap tujuh pemain keturunan palsu.
Garces tidak diturunkan sebagai starter, ia baru dimasukkan di awal babak kedua menggantikan Carlos Benavidez.
Ini menjadi kali pertama sang pemain kembali bermain sejak skorsing FIFA yang dikeluarkan pada September 2024 lalu.
Dan dampak yang diberikan untuk Alaves pun cukup besar, El Glorioso sukses membalikkan kedudukan menjadi 2-1 setelah tertinggal lebih dulu.
Roberto Fernandez membawa Espanyol memimpin menit ke-15, Alaves membalas lewat Antonio Blanco menit ke-27.
Lucas Boye menjadi pahlawan Alaves lewat golnya di menit ke-71, sekaligus penentu kemenangan atas tuan rumah.
Eduardo Coudet selaku pelatih Alaves sangat menysukuri kemenangan atas Espanyol, di tengah kesulitan yang dialami timnya.
"Kami telah menghadapi kesulitan, dan kami berhasil mengatasinya, yang berkat para pemain ini," kata Eduardo Coudet.
"Saya berharap mereka mendapatkan pengakuan yang pantas mereka dapatkan atas semua yang mereka lakukan untuk mengatasi tantangan seperti hari ini."
Coudet pun turut berkomentar atas kembalinya Garces, pemain naturalisasi bodong layak mendapatkan pujian dari sang pelatih.
"Dia cerdas, karena setelah sekian lama absen, dia kembali dan membantu kami," kata Coudet lagi.
Garces menjadi salah satu pemain yang diskorsing FIFA karena pemalsuan dokumen naturalisasi yang dilakukan Malaysia.
Ia diskorsing larangan beraktivitas sepak bola selama setahun, hukuman baru dijalani dua bulan sebelum ditangguhkan oleh CAS.
Penangguhan itu bukan berarti Malaysia menang dalam banding, tapi hanya keputusan berdasar kemanusiaan agar para pemain tak kehilangan pendapatan.
Baca Juga: Salahkan Malaysia, Presiden Alaves Bela Facundo Garces tapi Tetap Mau Cari Bek Baru
Nasib Garces dan enam pemain lainnya baru akan ketahuan pada 28 Februari mendatang, hari di mana Pengadilan CAS mengeluarkan keputusan final.
Meski begitu, Malaysia masih belum puas, mereka tak hanya ingin para pemain bisa kembali bermain di klub tapj juga tim nasional.
Terutama di Kualifikasi Piala Asia 2027 pada Maret mendatang, di mana Malaysia dijadwalkan bertanding melawan Vietnam.
Sementara itu guna menghindari skorsing FIFA, para Exco Federasi Malaysia kompak mundur massal dari jabatan mereka.
Namun langkah ini ditengarai hanya akal-akalan exco, bahwa mereka akan mencalonkan diri lagi setelah FAM berhasil menghindari sanksi FIFA.