Mirwan Suwarso Dijagokan Jadi Suksesor Erick Thohir di PSSI, Simak Profil Sang Presiden Como 1907 Asal Madiun - Radar Madiun
Mirwan Suwarso Dijagokan Jadi Suksesor Erick Thohir di PSSI, Simak Profil Sang Presiden Como 1907 Asal Madiun - Radar Madiun
Jawa Pos Radar Madiun - Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 memicu gelombang ketidakpuasan di kalangan pencinta sepak bola tanah air.
Di tengah ramainya tagar desakan pergantian kepemimpinan di tubuh PSSI, satu nama menyeruak ke permukaan sebagai kandidat ideal.
Dia adalah Mirwan Suwarso, sosok kelahiran Madiun, 29 Desember 1985.
Nama Mirwan dinilai layak menduduki kursi nomor satu di federasi sepak bola Indonesia berkat rekam jejak menterengnya di kancah internasional.
Reputasi Mirwan melambung tinggi musim ini. Sebagai Presiden Klub Como 1907, ia berhasil membawa klub milik Grup Djarum tersebut bersaing sengit di papan atas Serie A 2025/2026.
Hingga pekan ke-15, Como 1907 bertengger di posisi ke-7 klasemen sementara dengan raihan 24 poin.
Mereka hanya tertinggal enam poin dari zona Liga Champions yang ditempati AS Roma (peringkat 4).
Prestasi ini dianggap bukti sahih tangan dingin Mirwan dalam manajemen klub profesional.
Hal ini kontras dengan situasi Timnas Indonesia yang baru saja memberhentikan pelatih Patrick Kluivert dan stafnya usai gagal bersaing dengan Arab Saudi dan Irak di Kualifikasi Piala Dunia.
Digadang-gadang menggantikan Erick Thohir, pria yang pernah menikah dengan aktris Nova Eliza ini memberikan jawaban yang sangat merendah.
Ia mengaku tidak memiliki kapabilitas sebesar Erick Thohir. "Tidak mampu. Erick Thohir jauh lebih pintar daripada saya," jawab Mirwan singkat.

Profil Singkat dan Perjalanan Karier Mirwan Suwarso
Nama lengkap: Mirwan Suwarso
Tempat dan tanggal lahir: Madiun, 29 Desember 1985
Agama: Islam
Pasangan: Nova Eliza (mantan istri)
Anak: Naima Malinka
Pendidikan terakhir: Purdue University (1989-1994)
Instagram: @msuwarso
Mirwan Suwarso sejatinya adalah pekerja kreatif tulen.
Sebelum terjun total mengurus Como 1907 sejak November 2019, ia malang melintang di dunia perfilman dan periklanan.
Ia pernah menjadi sutradara film bertema sepak bola Golden Goal (2011) dan Merah Putih Memanggil (2017).
Keterlibatannya di dunia si kulit bundar makin dalam saat menjabat sebagai pejabat eksekutif di Mola dan membidani lahirnya program Garuda Select.
Program tersebut banyak melahirkan bibit muda potensial bagi Timnas Indonesia.
Meski menolak secara halus, prestasi putra asli Madiun ini di Italia tetap menjadi kebanggaan tersendiri. (naz)