0
News
    Home Berita Bulu Tangkis Featured Lee Zii Jia Malaysia Open Raket Spesial

    Malaysia Open 2026 - Comeback Raja Bulu Tangkis Malaysia Dibahas Komentator BWF, Ekspektasi Tinggi Disinggung - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    Malaysia Open 2026 - Comeback Raja Bulu Tangkis Malaysia Dibahas Komentator BWF, Ekspektasi Tinggi Disinggung - Semua Halaman - Bolasport.com


    Tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, harus dibantu dengan kursi roda untuk keluar lapangan setelah cedera pergelangan kaki, imbas aturan baru BWF, yang dialami pada fase grup BWF World Tour Finals 2024, Jumat (13/12/2024). (STR/AFP)

    BOLASPORT.COM - Malaysia Open 2026 yang akan digelar 6-11 Januari menjadi momentum tunggal putra Negeri Jiran, Lee Zii Jia, comeback setelah lebih banyak absen pada 2025.

    Juara All England 2021 itu hanya bermain pada lima turnamen tahun lalu karena cedera pergelangan kaki dan punggung, telah turun ke peringkat 144 dunia.

    Belum resmi comeback, pemain 28 tahun itu sudah diharapkan membantu Malaysia merebut Thomas Cup 2026.

    Dia akan kembali berkompetisi setelah lolos ke ajang Super 1000 melalui peringkatnya yang dilindungi di peringkat ke-8 dunia.

    Rencana, Raja Bulu Tangkis Malaysia itu mendapat perhatian dari komentator Federasi Bulu Tangkis Dunia, Gillian Clark atau Oma Gil dalam akun X pribadinya.

    "Atlet yang sukses, menurut definisi, adalah individu yang sangat bugar," tulis Oma Gil.

    "Penampilan. ketahanan mental dan kemampuan atletik saat berjuang untuk supremasi di arena olahraga membuat kita cenderung menempatkan mereka di atas, percaya bahwa mereka secara mental dan fisik lebih unggul daripada kita manusia biasa."

    "Namun, meskipun citra tersebut membantu menumbuhkan status bintang yang dihormati, hal itu mengaburkan harapan kita dan menyembunyikan kenyataan pahit bahwa setiap atlet juga adalah manusia dengan kelemahan dan kerentanan yang sama seperti kita semua."

    "Atlet tidak hanya menderita lebih banyak cedera daripada orang biasa karena mereka terus menguji kemampuan fisik mereka."

    "Tetapi, ketika mereka tidak dapat berlatih atau berkompetisi karena cedera, seluruh tujuan dan identitas mereka sebagai atlet terganggu, yang secara mental sangat menantang."

    Oma Gil menceritakan proses cedera yang dialami Lee.

    "Sekitar setahun yang lalu pada World Tour Finals saat Lee Zii Jia memainkan beberapa permainan bulu tangkis terbaiknya, ia mengalami cedera pergelangan kaki yang melemahkan," ucap Oma Gi;.

    "Sejak itu, ia telah melakukan 2 upaya gagal untuk kembali berkompetisi, hanya memainkan 7 pertandingan sepanjang 2025."

    "Minggu ini, peraih medali perunggu Olimpiade kembali berkompetisi pada Malaysia Open 2026."

    "Dan setelah sekian lama absen karena cedera, kembalinya tentu tidak akan mudah, terutama karena siksaan mental yang dialami setiap atlet saat tidak dapat berkompetisi."

    "Saya juga tahu dari pengalaman pahit, setelah beberapa operasi akibat robekan ACL di kedua lutut, harapan dari orang lain untuk langsung tampil seperti sebelum cedera adalah beban yang berat dan sama sekali tidak realistis."

    "Jadi, sementara saya, seperti kebanyakan penggemar bulu tangkis, sangat menantikan kembalinya Lee, kita juga harus ingat bahwa kita perlu membantu dan mendorong setiap atlet dalam upaya kembalinya mereka yang gagah berani dari cedera, bukan mencela dan mengkritik."

    "Kita perlu memahami perjuangan universal setiap manusia dalam mengatasi kesulitan."

    "Atlet yang kembali layak mendapatkan belas kasihan dan kekaguman atas keberanian dan ketekunan mereka untuk terus berjuang di jalan rehabilitasi yang tampaknya tak berujung."

    "Dan yang terpenting, kita perlu memahami dan bersimpati pada kenyataan bahwa penderitaan mental yang dialami selama pemulihan seringkali lebih besar daripada penderitaan fisik akibat cedera itu sendiri."

    Komentar
    Additional JS