Liam Rosenior Jadi Pelatih Chelsea: Bukan Sombong, Tapi Saya Mahir - Okezone
2 min read
Liam Rosenior Jadi Pelatih Chelsea: Bukan Sombong, Tapi Saya Mahir
A
A
LONDON - Penunjukan Liam Rosenior sebagai pelatih kepala Chelsea memicu beragam reaksi. Tak sedikit pihak yang meragukan kapasitas pelatih berusia 41 tahun itu menangani klub sebesar The Blues. Namun, Rosenior menegaskan dirinya siap menjawab tantangan besar tersebut dengan keyakinan penuh.
Rosenior ditunjuk menggantikan Enzo Maresca dan menjadikan Chelsea sebagai klub elite pertama dalam perjalanan karier kepelatihannya. Sebelumnya, ia hanya menangani tim-tim seperti Derby County, Hull City, dan Strasbourg. Meski demikian, Rosenior menilai pengalaman itu justru membentuk fondasi kuat bagi dirinya.
“Jangan batasi ambisi Anda. Saya bukannya sombong, saya mahir dalam pekerjaan saya,” ujar Rosenior, dikutip dari ESPN. Ia menambahkan, dalam setiap peran yang pernah dijalaninya—baik sebagai asisten, pelatih interim, maupun manajer—ia selalu mampu memberikan hasil positif sesuai konteks tim yang ditangani.
Baca Juga: Chelsea Pecat Pelatih Enzo Maresca, Nama Liam Rosenior Jadi Kandidat Suksesor
Pelatih asal Inggris tersebut telah memimpin sesi latihan pertamanya bersama Chelsea pada Jumat (9/1/2026). Debut resminya akan berlangsung saat The Blues bertandang ke markas Charlton Athletic, klub Divisi Championship, pada babak ketiga Piala FA, Minggu (11/1) dini hari WIB.
Rosenior menegaskan bahwa kehadirannya di Stamford Bridge bukan sekadar memenuhi ambisi pribadi, melainkan untuk meraih kesuksesan nyata bersama klub. “Ini adalah awal bagi saya. Saya akan memberikan segalanya. Tidak ada jaminan kemenangan, tetapi saya telah bekerja sangat keras dalam waktu lama untuk berada di posisi ini,” katanya.
Di tengah situasi Chelsea yang belum stabil—dengan catatan hanya satu kemenangan dari sembilan laga liga terakhir—Rosenior juga menyoroti pentingnya peran pemain senior. Salah satu sosok yang menjadi perhatian khusus adalah kapten tim, Reece James.
Rosenior memberikan penilaian positif terhadap bek serbabisa tersebut. Menurutnya, Reece James bukan hanya pemain berkualitas tinggi, tetapi juga pemimpin yang memiliki ruang besar untuk terus berkembang. “Dia pemain top dan terus berkembang setiap hari, baik dari sisi permainan maupun pengaruhnya terhadap tim,” ujar Rosenior.
Musim ini, Reece James tampil fleksibel dengan mengisi berbagai posisi, mulai dari bek kanan hingga lini tengah. Kontribusinya dinilai krusial dalam menjaga keseimbangan permainan Chelsea. Rosenior pun diyakini akan menjadikan sang kapten sebagai pilar utama dalam proyek kebangkitan The Blues.
Dengan dimulainya era baru di bawah kepemimpinan Liam Rosenior, Chelsea kini memasuki fase penting. Keyakinan sang pelatih, dipadu dukungan pemain senior seperti Reece James, diharapkan mampu membawa angin segar bagi Stamford Bridge dalam persaingan domestik maupun ajang piala.
Rosenior ditunjuk menggantikan Enzo Maresca dan menjadikan Chelsea sebagai klub elite pertama dalam perjalanan karier kepelatihannya. Sebelumnya, ia hanya menangani tim-tim seperti Derby County, Hull City, dan Strasbourg. Meski demikian, Rosenior menilai pengalaman itu justru membentuk fondasi kuat bagi dirinya.
“Jangan batasi ambisi Anda. Saya bukannya sombong, saya mahir dalam pekerjaan saya,” ujar Rosenior, dikutip dari ESPN. Ia menambahkan, dalam setiap peran yang pernah dijalaninya—baik sebagai asisten, pelatih interim, maupun manajer—ia selalu mampu memberikan hasil positif sesuai konteks tim yang ditangani.
Baca Juga: Chelsea Pecat Pelatih Enzo Maresca, Nama Liam Rosenior Jadi Kandidat Suksesor
Pelatih asal Inggris tersebut telah memimpin sesi latihan pertamanya bersama Chelsea pada Jumat (9/1/2026). Debut resminya akan berlangsung saat The Blues bertandang ke markas Charlton Athletic, klub Divisi Championship, pada babak ketiga Piala FA, Minggu (11/1) dini hari WIB.
Rosenior menegaskan bahwa kehadirannya di Stamford Bridge bukan sekadar memenuhi ambisi pribadi, melainkan untuk meraih kesuksesan nyata bersama klub. “Ini adalah awal bagi saya. Saya akan memberikan segalanya. Tidak ada jaminan kemenangan, tetapi saya telah bekerja sangat keras dalam waktu lama untuk berada di posisi ini,” katanya.
Di tengah situasi Chelsea yang belum stabil—dengan catatan hanya satu kemenangan dari sembilan laga liga terakhir—Rosenior juga menyoroti pentingnya peran pemain senior. Salah satu sosok yang menjadi perhatian khusus adalah kapten tim, Reece James.
Rosenior memberikan penilaian positif terhadap bek serbabisa tersebut. Menurutnya, Reece James bukan hanya pemain berkualitas tinggi, tetapi juga pemimpin yang memiliki ruang besar untuk terus berkembang. “Dia pemain top dan terus berkembang setiap hari, baik dari sisi permainan maupun pengaruhnya terhadap tim,” ujar Rosenior.
Musim ini, Reece James tampil fleksibel dengan mengisi berbagai posisi, mulai dari bek kanan hingga lini tengah. Kontribusinya dinilai krusial dalam menjaga keseimbangan permainan Chelsea. Rosenior pun diyakini akan menjadikan sang kapten sebagai pilar utama dalam proyek kebangkitan The Blues.
Dengan dimulainya era baru di bawah kepemimpinan Liam Rosenior, Chelsea kini memasuki fase penting. Keyakinan sang pelatih, dipadu dukungan pemain senior seperti Reece James, diharapkan mampu membawa angin segar bagi Stamford Bridge dalam persaingan domestik maupun ajang piala.
(sto)