John Herdman Prioritaskan Piala Asia 2027 ketimbang Piala AFF 2026, Ingin Timnas Indonesia Naik Level dan Cetak Sejarah - Semua Halaman - Bolasport
John Herdman Prioritaskan Piala Asia 2027 ketimbang Piala AFF 2026, Ingin Timnas Indonesia Naik Level dan Cetak Sejarah - Semua Halaman - Bolasport.com
BOLASPORT.COM - Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, memberikan komentarnya terkait target juara Piala AFF 2026 dan menembus delapan besar Piala Asia 2027.
Menurut Herdman, kedua turnamen tersebut sama-sama penting bagi timnas Indonesia.
Namun demikian, pelatih asal Inggris itu menilai Piala Asia 2027 memiliki nilai strategis lebih besar untuk mendorong level timnas Indonesia ke panggung sepak bola Asia dan dunia.
Herdman menegaskan bahwa fokus utamanya sekarang membangun kesiapan tim dalam menghadapi turnamen besar, yakni Piala Asia 2027.
Terutama bagi pemain yang belum memiliki pengalaman di kompetisi level Asia.
Sedangkan untuk Piala AFF 2026, Herdman akan sulit membawa skuad terbaiknya termasuk pemain-pemain Diaspora.
Sebab, Piala AFF 2026 berbarengan dengan pertandingan pemain timnas Indonesia di klub.
Perlu diketahui, Piala AFF 2026 digelar pada 24 Juli sampai 26 Agustus 2026.
Klub pastinya tidak akan melepas pemainnya ke timnas Indonesia untuk tampil di Piala AFF 2026.
Sedangkan Piala Asia 2027 akan digelar pada 15 Januari sampai 8 Februari 2027 dan ini merupakan agenda resmi FIFA.
"Hal terpenting dari kedua turnamen ini adalah banyak pemain kami yang belum pernah merasakan atmosfer turnamen sesungguhnya."
"Mereka mungkin sudah menjalani kualifikasi Piala Dunia, tetapi format turnamen seperti Piala AFF adalah pengalaman yang berbeda,” ujar Herdman kepada awak media termasuk BolaSport.com, Selasa (13/1/2026).
Pelatih berusia 50 tahun itu secara khusus menyoroti pemain Diaspora yang belum sama sekali tampi di Piala AFF.
Pada era Shin Tae-yong, juru taktik asal Korea Selatan itu lebih memainkan pemain-pemain lokal di Piala AFF 2022 dan Piala AFF 2024.
Menurut Herdman, para pemain Diaspora perlu memahami tuntutan kompetisi yang berlangsung dalam waktu singkat, membutuhkan disiplin tinggi, konsistensi, serta ketahanan mental.
"Bagi pemain diaspora, ini akan menjadi pengalaman baru."
"Turnamen membutuhkan pengalaman nyata, disiplin, dan fokus penuh. Itu sesuatu yang hanya bisa didapat dari kompetisi level AFF,” jelasnya.
Herdman meyakini bahwa bersaing secara kompetitif di Piala Asia 2027 akan memberikan dampak besar bagi perkembangan timnas Indonesia.
Dengan kualitas pemain yang ada serta pengalaman yang mulai terbangun, ia optimistis Skuad Garuda mampu melampaui target dan mencetak sejarah.
"Jika kita bisa kompetitif di turnamen AFC, dengan bakat dan pengalaman yang ada di tim, kita punya peluang besar untuk mendorong level permainan dan membuat sejarah,” tegas Herdman.
Lebih lanjut, Herdman menilai bahwa keberhasilan di Piala Asia 2027 akan menjadi tolok ukur posisi timnas Indonesia saat ini.
Sekaligus pijakan penting menuju level berikutnya sebagai sebuah negara sepak bola.
“Yang terpenting, kita harus siap dan berani melihat potensi grup ini."
"Dengan kepemimpinan yang tepat, dua turnamen besar AFC itu akan menjadi sesuatu yang sangat menarik bagi para pemain,” kata Herdman.
Meski demikian, Herdman menegaskan bahwa target juara Piala AFF 2026 tetap memiliki nilai penting, terutama dalam membangun mental juara.
Namun, ia menilai Piala Asia 2027 adalah panggung utama untuk menunjukkan sejauh mana kemajuan sepak bola Indonesia.
"Lebih dari sekadar menang, ini tentang menunjukkan di mana posisi kita sekarang dan bagaimana kita mengambil langkah selanjutnya sebagai sebuah negara,” pungkas John Herdman.
