0
News
    Home Berita Featured John Herdman Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia Timnas Jepang

    John Herdman Minta Pola Pikir Timnas Indonesia Berubah, Selanjutnya Bisa Sikat Jepang dan Permalukan Negara Eropa - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read

    John Herdman Minta Pola Pikir Timnas Indonesia Berubah, Selanjutnya Bisa Sikat Jepang dan Permalukan Negara Eropa - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Jumat, 23 Januari 2026 | 14:45 WIB


    John Herdman ingin pemain timnas Indonesia memiliki mental pionir agar bisa menembus batas kemampuan. (BAY ISMOYO/AFP)

    BOLASPORT.COM - John Herdman percaya untuk mencapai mimpi besar harus mengubah pola pikir.

    Dia memang terkenal menjadi sosok pelatih sekaligus motivator yang ulung.

    Hal ini akan coba dilakukan dalam pendekatan bersama timnas Indonesia.

    Momentumnya tentu tepat karena timnas baru saja gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

    Sebelum banyak bicara tentang taktikal, mental pemain harus lebih dahulu dibentuk dan ruang ganti kembali diambil alih.

    Perlahan pelatih bisa memberikan arahan tepat dan tentu membawa timnas ke jalur yang benar.

    Baca Juga: Penjaga Gawang Asing Singkirkan Kiper Timnas Indonesia, Pelatih Persis: Riyandi Kiper Bagus, Tapi Mungkin Terjebak Zona Nyaman

    Herdman menjelaskan bahwa pola pikir perintis harus menjadi modal semua pemain.

    Menurutnya, manusia selalu memiliki keinginan menjadi yang pertama dalam segala hal.

    Ini menjadi modal penting agar mereka selalu berusaha dan mendapatkan hasil yang pantas dalam setiap pengorbanan.

    "Saya pikir, sebagai titik awal, itu adalah mindset pionir."

    "Saya pikir kita semua memiliki kesempatan untuk menjadi yang pertama dalam sesuatu," kata John Herdman dilansir BolaSport.com dari kanal YouTube Timnas Indonesia.

    Pelatih Baru Timnas Indonesia, John Herdman, sedang memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Selasa (13/1/2026) siang.Pelatih Baru Timnas Indonesia, John Herdman, sedang memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta, Selasa (13/1/2026) siang. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    Konsep pionir menjadi bekal yang penting terutama bagi pemain timnas.

    Mereka harus memiliki gambaran untuk menatap Piala Dunia bahkan Olimpiade.

    Meski banyak pihak yang meragukan, menjadi orang pertama memang memiliki beban tidak mudah dan ini dia tekankan semua semua yang ada di dalam tim.

    "Menjadi yang pertama di keluarga Anda yang meraih Piala Dunia. Atau lolos ke Olimpiade."

    "Konsep ini, bahwa nama keluarga saya belum pernah mencapai hal-hal tersebut sebelumnya, telah menjadi motivator besar."

    "Kemudian saya proyeksikan hal itu kepada orang-orang yang saya bawa saya bersama, baik itu pemain maupun staf," ujarnya.

    Baca Juga: Kuota Pemain Asing ASEAN Dihapus di Liga Thailand, Tim Super League Minat Bawa Pulang Kuartet Timnas Indonesia?

    Di timnas Indonesia, semua pemain harus memiliki mimpi untuk bisa menembus semua rintangan.

    Misi utama tentu untuk bisa mengejar Piala Dunia dan selanjutnya yakin mengalahkan tim-tim kuat seperti Jepang dan Eropa.

    Tentunya, ini butuh proses dan banyak tahap yang harus dilewati untuk ada di tahap tersebut.

    "Menjadi orang pertama yang meraih medali berturut-turut di Olimpiade."

    "Menjadi orang pertama yang mengalahkan Amerika Serikat, menjadi orang pertama di Indonesia yang mengalahkan Jepang, mengalahkan lawan Eropa, dan lolos ke Piala Dunia," kata Herdman.

    Baca Juga: Apa Kabar Simon Tahamata, Head of Scouting Timnas Indonesia Bawa Berita Baik Penerus Garuda Asia untuk Piala Dunia U-17 2026

    Herman yakin motivasi yang tumbuh dari dalam diri memiliki dampak yang besar.

    Manusia tentu ingin membuktikan diri dan keluar dari pandangan miring dari sekitar.

    Ini yang membuat mereka memiliki peluang untuk membuat kejutan.

    "Pola pikir pionir ini dalam menembus batas baru telah sangat membantu saya karena secara alami manusia ingin menjadi yang pertama dalam hal-hal tertentu."

    "Mereka ingin menjadi pionir, tetapi terjebak dalam pola pikir melakukan hal-hal yang sama berulang kali," katanya.

    Komentar
    Additional JS