John Herdman Beberkan Alasan Tolak Honduras dan Jamaika demi Pilih Timnas Indonesia - Semua Halaman - Bolasport
John Herdman Beberkan Alasan Tolak Honduras dan Jamaika demi Pilih Timnas Indonesia - Semua Halaman - Bolasport.com
BOLASPORT.COM - PSSI akhirnya resmi memperkenalkan John Herdman kepada publik pada Selasa (13/1/2026). Pelatih asal Inggris pun mengungkapkan alasan memilih Timnas Indonesia alih-alih Honduras dan Jamaika.
John Herdman memang sebelumnya dikabarkan tengah diincar oleh Jamaika hingga Honduras.
Namun, alih-alih memilih dua negara tersebut, mantan pelatih Timnas Kanada itu memilih Timnas Indonesia.
Pelatih berusia 50 tahun tersebut resmi diumumkan PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 5 Januari 2026 mendatang.
Akhirnya John Herdman resmi diperkenalkan oleh PSSI ke publik, dan saat diperkenalkan ia pun mengungkapkan alasan menolak Honduras dan Jamaika.
John Herdman mengatakan bahwa ia memiliki Timnas Indonesia karena melihat skuad Garuda mmiliki misi yang jelas.
Pelatih asal Inggris itu mengaku senang membangun timnya sendiri, sehingga ia memilih Indonesia karena ia juga suka tantangan.
“Karier saya sejauh ini perihal membangun, bekerja dengan federasi yang punya semangat dan visi untuk membawa negara ke tempat yang belum pernah dijamah. Itu sudah jelas,” ujar John Herdman kepada awak media termasuk BolaSport.com, di Hotel Mulia, Selasa (13/1/2026).
Ia mengaku bahwa sebelum memilih Indonesia, tentu saja ia telah membaca dan melihat peluang skuad Garuda.
“”Dari semua yang telah saya dengar dan baca, masyarakat di sini, negara ini sudah siap. Tidak ada alasan lain,” ucapnya.
“Kita punya pemain, kapabilitas, profesionalitas, sekarang adalah waktunya untuk lolos.”
Lebih lanjut, John Herdman menjelaskan bahwa ia juga emiliki pengalaman memimpin tim dalam turnamen CONCACAF (Emerika Utara, Tengah, dan KArabia), tetapi belum melatih tim Asia.
Namun, ia merasa semangat untuk bisa menukangi Timnas Indonesia.
Apalagi Indonesia juga memiliki populasi besar, dan 90 persen mencintai sepak bola Indonesia, sehingga ini akan menjadi tantangan yang besar.
OLeh karena itu, ia merasa akan lebih tertantang untuk melatih tim Merah Putih, alih-alih ia memilik Honduras dan Jamaika yang juga mengincarnya.
“Saya pernah bekerja di CONCACAF, saya punya pengalaman di sana. Namun, saya percaya dengan negara yang punya populasi 280 juta penduduk, yang di mana 90 persennya mencintai sepak bola. Mereka sangat mencintai sepak bolanya,” kata John Herdman.
Mantan pelatih Toronto FC tersebut mengatakan bahwa Timnas Indonesia dinilai sebagai tepat yang tepat untuknya.
“Ini adalah tempat yang tepat. Dan, saya ingin berada di sini ketika negara ini ke tahap selanjutnya. Saya sebelumnya berada di Kanada ketika saya mengambil langkah, baik itu tim laki-laki maupun perempuan. Saya ingin berada di sini,” jelas John Herdman.
“Ini adalah kesempatan yang sangat menarik di dunia sepakbola,” tegasnya.
Ia bahkan menegaskan bahwa ia mengambil keputusan menukangi Jay Idzes dan kawan-kawan ini bukan hanya soal ranking.
Ia percaya bersama Timnas Indonesia ini akan menjadi kesempatan yang bagus untuknya.
John Herdman didatangkan dengan harapan besar agar Tim Merah Putih bisa lolos ke Piala Dunia 2030.
Alih-alih merasa terbebani dengan target tersebut, John Herdman justru membawa motivasi ini.
“Bukan soal ranking, bukan soal tim ini bisa saja melangkah ke tempat yang lebih baik, atau Anda bisa melakukan ini di Piala Dunia,” tutur John.
“Begitu banyak kesempatan di Indonesia untuk bisa melangkah ke tempat lain. Atau sekelompok pria atau fans yang pernah di sini sebelumnya, dan itu adalah ke Piala Dunia. Itulah misinya.”
“Setiap hari saya terbangun, setiap hari ketika saya terbangun dari kasur, hal yang saya pikirkan, selain keluarga saya, untuk bisa meloloskan tim ini ke Piala Dunia,” pungkasnya.
