Jay Idzes Bikin Legenda Sassuolo Terkesan, Puji Duet Bek Beton - Semua Halaman - Bolasport
Jay Idzes Bikin Legenda Sassuolo Terkesan, Puji Duet Bek Beton - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 16 Januari 2026 | 09:20 WIB
Jay Idzes (kiri) mendapat pujian dari pendahulunya di Sassuolo, Marco Piccioni (X.COM/ITALPRESS)
BOLASPORT.COM - Jay Idzes mendapat pujian dari pendahulunya di Sassuolo, Marco Piccioni.
Sinar Jay Idzes semakin terang setelah pindah ke Sassuolo pada musim panas 2025.
Pria kelahiran Mierlo itu telah memainkan 18 partai Liga Italia dalam balutan seragam hitam-hijau.
Hebatnya, Idzes selalu menjadi starter.
Fakta di atas menjadi bukti bahwa peran sang bek timnas Indonesia sangat krusial bagi klubnya.
Performa solid Idzes berhasil memikat hati Marco Piccioni.
"Saya harus mengatakan sejujurnya, saya sudah mengetahui Idzes karena kami bertemu tahun lalu bersama Venezia," kata pilar Sassuolo periode 2004-2012 seperti dikutip BolaSport.com dari Tutto Sassuolo.
"Dia membuat kesan sangat baik pada saya."
"Saya tahu dia pemain yang sangat kuat," ucap Piccioni.
Lebih lanjut, Piccioni menyanjung duet Jay Idzes dan Tarik Muharemovic sebagai nyawa pertahanan Sassuolo.
Kedua pemain tampil begitu kokoh seperti beton di lini belakang Neroverdi.
"Saya tidak mengenal Muharemovic, dan dia benar-benar mengejutkan saya," tutur Piccioni.
"Bagi saya, mereka berdua, dua bek tengah seperti itu, sangat jarang di Serie A."
"Mereka memiliki semua kualitas yang dibutuhkan yakni bisa bermain bertahan, kuat secara fisik, dapat bermain bersama pemain lain, dan juga punya kecepatan."
"Yang terpenting, Muharemovic tahu apa yang harus dilakukan dengan bola di kakinya," pungkas Piccioni.
Di sisi lain, Muharemovic mengaku betah berkolaborasi dengan Idzes.
Baca Juga: Pelatih Sassuolo Puji Juventus, Akui Jay Idzes dan Kolega Kalah Level
"Saya Bahagia untuk rekan saya, Idzes," kata dia.
"Kami tampil baik, termasuk dalam pertahanan, dan kami ahrus mempertahankannya."
"Kami melakukan pekerjaan kami, kami tahu caranya."
"saya tahu bahwa kami kuat dan ingin menunjukkan kepada semua orang bahwa kami kuat, karena mungkin beberapa orang tidak percaya."
"Akan tetapi, liga masih panjang dan saya berharap dapat menunjukkan lebih banyak lagi," tutup Muharemovic.
Idzes dan Muharemovic 16 kali berbagi bilah lapangan.
Hasilnya, mereka melewatkan tiga laga dengan clean sheet.
Adapun gawang Sassuolo kebobolan 23 kali saat menurunkan Idzes-Muharemovic secara bersamaan.