0
News
    Home Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Indonesia Masters

    Indonesia Masters 2026 - Meski Memenuhi Target, Apriyani/Lanny Tetap Kecewa Perjuangan Terhenti pada Semifinal - Bolasport

    5 min read

     

    Indonesia Masters 2026 - Meski Memenuhi Target, Apriyani/Lanny Tetap Kecewa Perjuangan Terhenti pada Semifinal

    Ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu, saat berhadapan dengan wakil Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, dalam babak semifinal Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (24/1/2026).Ganda putri Indonesia, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu, saat berhadapan dengan wakil Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, dalam babak semifinal Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (24/1/2026). (BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari harus mengakhiri perjuangan mereka di ajang Indonesia Masters 2026 setelah dikalahkan oleh ganda putri Malaysia, Tan Pearly/Thinaah Muralitharan.

    Pertandingan semifinal yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (24/1/2026) ini berakhir dengan skor telak 21-15, 21-9 untuk keunggulan pasangan Malaysia.

    Apriyani/Lanny tidak mampu membendung permainan apik dari Tan/Thinaah yang merupakan pasangan peringkat 2 dunia saat ini.

    Pasangan yang baru dibentuk sejak Desember 2025 lalu itu tampak kesulitan terutama di set kedua ketika servis pembukaan mereka selalu dapat ditebak oleh lawan.

    Lanny mengakui bahwa di set pertama ia sudah merasa nyaman dengan permainannya, namun di set kedua semua servis pembukaannya dapat dibaca dengan baik oleh lawannya.

    "Kalau dari saya, mungkin di set pertama saya sudah lumayan bisa enak mainnya, tapi di set kedua dari servis pembukaan, pembukaan saya dapat ditebak semua Jadi dari situ saya belum bisa keluar dari permainan mereka," ujar Lanny kepada awak media termasuk Bolasport.com di Istora Senayan.

    "Ya mungkin saya juga baru, saya dengan Lanny juga baru pertama kali ketemu sama Tan/Thinaah dan saya juga baru pulih dari cedera, kembali lagi, baru pertama lagi ketemu sama mereka dan beda partner sama Lanny," ucap Apriyani.

    "Jadi, cukup banyak PR-nya sih untuk hari ini, permainan kami tidak keluar sama sekali karena permainan mereka susah ditebak ya," ungkap peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu.

    Baca Juga: Indonesia Masters 2026 - Singkirkan Senior dalam 36 Menit, Raymond/Nikolaus Ogah Tengil Gara-gara...

    Tan/Thinaah saat ini memang menjadi salah satu pasangan terbaik dunia yang bertengger di posisi kedua berdasarkan peringkat BWF, hanya di bawah pasangan ganda putri China, Liu Sheng Shu/Tan Ning.

    Indonesia Masters 2026 ini menjadi turnamen perdana bagi pasangan Apriyani/Lanny, sehingga pertemuan dengan unggulan utama dari Malaysia tersebut juga menjadi yang pertama kali bagi mereka.

    Meskipun gagal melangkah ke final di kandang sendiri, pencapaian Apriyani/Lanny masuk ke semifinal sejatinya sudah memenuhi target yang ditetapkan oleh pelatih.

    Apriyani yang sebelumnya sempat berpasangan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti, baru saja pulih dari cedera dan kini menjalin kerja sama baru dengan Lanny.

    Sementara itu, Lanny juga pernah diduetkan dengan Fadia dan pasangan Lanny/Fadia masih menduduki peringkat ke-26 berdasarkan ranking BWF saat ini.

    Apriyani mengakui bahwa masih banyak hal yang harus ia kuasai lagi, terutama penguasaan di lapangan dan cara menghadapi pasangan top 10 dunia.

    Baca Juga: Rekap Hasil Semifinal Indonesia Masters 2026 - Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Menyala ke Final, Tuan Rumah Andalkan Pemain Muda Raih Gelar

    "Ya, yang pasti saya juga banyak yang harus dikuasai lagi terutama penguasaan di lapangan juga dengan bagaimana melihat top 10 sekarang ini kan memang bermain dengan defense yang rapat, bagaimana juga tenaga kaki, apalagi pikiran itu yang harus mesti saya kendalikan lagi, ya utamanya pikiran sama fokusnya," tutur Apriyani.

    Meski telah memenuhi target yang ditetapkan pelatih, baik Apriyani maupun Lanny mengakui rasa kecewa mereka karena tidak bisa mengeluarkan permainan terbaik di laga semifinal.

    Lanny mengungkapkan bahwa target dari pelatih memang semifinal, namun mereka pribadi ingin mencapai hasil yang lebih baik lagi.

    "Kalau ditargetkan sih ada (semifinal). Sebenarnya dari pelatih juga tidak terlalu jauh pasang target sampai juara," ucap Lanny.

    "Namun di awal tahun sudah dikasih pertandingan apa saja, kalau di sini sih targetnya semifinal, tapi kami inginnya lebih dari itu, hari ini kecewanya karena tidak bisa mengeluarkan permainan terbaik," tutur Lanny.

    Perjalanan Apriyani/Lanny hingga semifinal Indonesia Masters 2026 ini sendiri cukup mengesankan mengingat status mereka sebagai pasangan baru.

    Kekalahan dari Tan/Thinaah di semifinal setidaknya dapat menjadi pelajaran berharga bagi pasangan Indonesia tersebut untuk terus membenahi permainan mereka ke depannya.

    Ganda putri Indonesia memang belakangan ini banyak mengalami perombakan dalam komposisi pasangan, sehingga prestasi Apriyani/Lanny ini dapat menjadi modal penting untuk pembinaan ganda putri nasional.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS