Hasil Malaysia Open 2026 - Jonatan Christie Tak Perlu Balaskan Dendam Alwi Farhan usai Alex Lanier Dihancurkan Calon Musuh - Semua Halaman - Bolasport
Hasil Malaysia Open 2026 - Jonatan Christie Tak Perlu Balaskan Dendam Alwi Farhan usai Alex Lanier Dihancurkan Calon Musuh - Semua Halaman - Bolasport.com
Pebulu tangkis tunggal putra Prancis, Alex Lanier, batal menjadi lawan Jonatan Christie pada semifinal Malaysia Open 2026 (DIMITAR DILKOFF/AFP)
BOLASPORT.COM - Jonatan Christie tak perlu membalas kekalahan Alwi Farhan setelah wakil Prancis, Alex Lanier, dipastikan gugur usai kalah pada perempat final Malaysia Open 2026.
Kepastian tersebut didapat setelah Alex Lanier berjumpa dengan Kunlavut Vitidsarn pada babak perempat final Malaysia Open 2026 yang bergulir pada hari ini, Jumat (9/1/2026).
Tampil di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Vitidsarn mengalahkan Lanier melalui rubber game panjang berdurasi 82 menit dengan skor akhir 15-21, 21-10, 21-13.
Dengan kemenangan ini, Vitidsarn akan menantang wakil Indonesia tersisa di tunggal putra yaitu Jonatan Christie pada babak semifinal turnamen BWF Super 1000 itu esok hari.
Reli panjang langsung tersaji pada awal gim perama sebelum keunggulan berhasil dibuka terlebih dulu oleh Vitidsarn meski tak lama Lanier mampu menyamakan skor.
Lanier langsung menemukan sentuhan terbaiknya seiring dengan pola footwork dari Vitidsarn yang tampak kurang mumpuni sejak awal.
Pemain yang mengalahkan tunggal putra Indonesia Alwi Farhan itu pada babak pertama melejit dengan meninggalkan Vitidsarn usai meraih tiga angka beruntun.
Wakil Thailand tersebut sempat menebar ancaman dengan meraih empat angka beruntun, tetapi Lanier tidak goyah dalam mengatasi tekanan yang ada.
Alhasil, pemain peringkat ke-8 dunia tersebut sukses menutup perlawanan Vitidsarn pada interval gim pertama dengan keunggulan 11-8.
Usai jeda, perlawanan dari Vitidsarn kian gencar untuk menjangkau Lanier yang masih mendikte tempo permainan yang berjalan relatif lambat.
Memasuki masa krusial, Lanier mampu meredam kebangkitan pemain peringkat kedua dunia itu yang terus menempelnya dengan mendapatkan tiga angka beruntun.
Vitidsarn benar-benar dibuat tidak berdaya saat dia gagal menyamai perolehan poin Lanier hingga masa akhir gim pertama.
Tanpa kesulitan berarti, Lanier merebut tiga angka beruntun guna menutup perlawanan Vitidsarn pada gim pertama 21-15.
Memasuki gim kedua, Lanier dan Vitidsarn membuka persaingan dengan saling berbagi angka sebanyak satu kali.
Setelah itu, Vitidsar langsung menggempur pertahanan Lanier dengan pukulan terbaiknya untuk menciptakan keunggulan dengan skor 6-2.
Pemain Prancis itu bukannya tanpa perlawanan, permainan uletnya mampu membuat Vitidsarn kewalahan dan harus kehilangan empat poin beruntun.
Petaka bagi Lanier usai menyamakan kedudukan untuk kedua kalinya, dia tak bisa meredam laju keganasan Vitidsarn yang kembali menjauh dengan jarak empat poin.
Wakil Thailand itu tidak tersentuh di mana dia berhasil merebut interval gim kedua melalui keunggulan 11-7 atas Lanier.
Setelah jeda, perlawanan Lanier yang cenderung menurun membuat Vitidsarn kian leluasa untuk terus memberikan tekanan-tekanan mengerikan.
Puncaknya, Lanier dibuat tidak berdaya tatkala Vitidsarn meraih tujuh poin beruntun untuk merebut kemenangan pada gim kedua.
Memasuki gim ketiga, Vitidsarn kian membatasi ruang gerak bagi Lanier guna mengembangkan permainannya meski harus berbagi angka hingga sebanyak tiga kali.
Setelah itu, dominasinya kian tak terbantahkan dengan membuat Lanier terpaksa melakukan kesalahan sendiri yang tidak perlu.
Poin beruntun Vitidsarn cukup awet di mana dia meraih 10 angka untuk membawanya unggul dengan skor 15-5.
Rentetan poin beruntun dari Vitidsarn harus terhenti di masa krusial, tetapi dengan jarak yang sangat lebar, Lanier kesulitan untuk mengejarnya.
Lanier benar-benar memberikan hambatan berarti di ujung laga melalui reli panjangnya sebelum Vitidsarn menutup gim ketiga dengan skor 21-13.