Hasil Liga Italia - Pulisic Mandul, Nkunku Jadi Juru Selamat AC Milan di Markas Fiorentina - Semua Halaman - Bolasport
Hasil Liga Italia - Pulisic Mandul, Nkunku Jadi Juru Selamat AC Milan di Markas Fiorentina - Semua Halaman - Bolasport.com
Momen duel pemain depan AC Milan, Christian Pulisic dan kiper Fiorentina, David de Gea, Minggu (11/1/2026) WIB. (ANDREAS SOLARO/AFP)
BOLASPORT.COM – AC Milan batal menangis di markas di markas tim zona merah, Fiorentina, usai kedua tim bermain imbang di pekan ke-20 Liga Italia 2025-2026.
Bertanding di markas lawannya, klub berjulukan I Rossoneri mampu menahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1, Minggu (11/1/2026) WIB.
Pada pertandingan tersebut, kedua tim sudah menampilkan permainan menyerang dengan intensitas tinggi.
Intensitas ini ditunjukkan Fiorentina di awal-awal pertandingan lewat sederet serangan yang belum memberikan peluang matang.
Malahan serangan intens tuan rumah ini nyaris membuahkan gol AC Milan di menit ke-11 lewat serangan balik cepat.
Nahas Christian Pulisic gagal menuntaskan peluangnya kendati sudah berhadapan 1vs1 dengan kiper lawan, David De Gea.
Hanya tujuh menit berselang, Pulisic nyaris membawa timnya unggul lewat tusukannya usai mendapat sodoran bola dari Ruben Loftus-Cheek.
Meski sukses melewati De Gea, penyelesaian akhirnya jauh dari kata sempurna usai sepakannya dari sudut sempit justru melebar.
Pemain asal Amerika Serikat itu lagi-lagi gagal menjinakkan De Gea meski sudah berhadapan 1vs1 di menit ke-21.
Kali ini tembakan kaki kirinya mampu dihentikan dengan baik oleh kiper asal Spanyol tersebut.
Dominasi AC Milan pun berlanjut dengan sederet peluang berbahaya. Pada menit ke-27, Pulisic kembali nyaris mencetak gol andai tembakannya tak melebar.
Fiorentina yang urung mendapat peluang emas, baru bisa memberikan ancaman berarti di menit ke-40 lewat Cher Ndour.
Tetapi tandukannya yang mengarah ke tengah gawang justru bisa dihentikan Mike Maignan dengan baik.
Jelang turun minum, tuan rumah mendapati pelatihnya, Paolo Vanoli, diusir wasit setelah beradu argumen dan membuat skor 0-0 menutup paruh pertama.
Di babak kedua, Fiorentina tampak lebih mengancam dan membuat tamunya banyak bertahan ketimbag paruh pertama.
Hal ini ditandai dengan tembakan Fabiano Parisi dari luar kotak penalti di menit ke-52 yang bisa dihentikan Maignan dengan mudah.
Tujuh menit berselang, giliran Moise Kean yang nyaris membawa La Viola unggul dengan tembakan dari kotak 16 yang masih melebar ke kanan gawang lawan.
Usaha Fiorentina mencetak gol akhirnya membuahkan hasil di menit ke-66 lewat beknya, Pietro Comuzzo.
Comuzzo mencetak gol dengan tandukannya memanfaatkan sepak pojok Albert Gudmundsson. Skor menjadi 1-0.
Usai tertinggal, AC Milan mulai keluar melancarkan serangan untuk mencari gol penyama kedudukan.
Pemain menyerang seperti Rafael Leao dan Christopher Nkunku pun dimasukkan untuk menambah daya gedornya.
Sayang masuknya para penyerang ini belum cukup mempertajam serangan-serangan yang dibangun AC Milan.
Di sisi lain, Fiorentina memutuskan bermain bertahan untuk menjaga keunggulan dan memanfaatkan serangan balik di 10 menit terakhir waktu normal.
Saat waktu normal nyaris usai, Nkunku mampu mencetak gol dengan sontekan keras dari kotak 16 dan membawa timnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Skor 1-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, seiring kegagalan kedua tim menuntaskan peluang di menit akhir.
Hasil ini menjadi mimpi buruk bagi Fiorentina yang gagal meraih kemenangan ketiganya di kancah liga musim ini.
Di sisi lain, hasil ini juga menjadi petaka bagi AC Milan yang gagal merebut puncak klasemen dari tangan rivalnya, Inter Milan.
Fiorentina 1-1 AC Milan (Pietro Comuzzo 66’; Christopher Nkunku 90’)
Susunan Pemain:
Fiorentina (4-3-3): 43-David de Gea; 2-Dodo, 15-Pietro Comuzzo, 5-Marin Pongracic, 21-Robin Gosens (Luca Ranier 83’); 8-Rolando Mandragora (Marco Brescianini 65’), 44-Nicolo Fagioli, 27-Cher Ndour (Simon Sohm 90+1); 65-Fabiano Parisi (Niccolo Fortini 83’), 20-Moise Kean, 10-Albert Gudmundsson (Manor Salomon 82’).
Pelatih: Paolo Vanoli
AC Milan (3-5-2): 16-Mike Maignan; 5-Koni De Winter, 46-Matteo Gabbia, 31-Strahinja Pavlovic (Christopher Nkunku 74’); 56-Alexis Saelamaekers, 8-Ruben Loftus-Cheek (Youssouf Fofana 63’), 30-Ardon Jashari (Adrien Rabiot 60’), 4-Samuele Ricci, 2-Pervis Estupinan (Davide Bartesaghi 60’); 9-Niclas Fullkrug (Rafael Leao 60’), 11-Christian Pulisic.
Pelatih: Massimiliano Allegri