Format Liga 2 2025/26 Kejam! Sriwijaya FC Terancam Turun Kasta -
Format Liga 2 2025/26 Kejam! Sriwijaya FC Terancam Turun Kasta
PALEMBANG, viralsumsel.com — Kompetisi Pegadaian Championship atau Liga 2 Indonesia musim 2025/2026 resmi menggunakan format triple round robin atau sistem tiga kali pertemuan antar tim dalam satu grup. Format ini membuat persaingan semakin panjang, ketat, dan menuntut konsistensi tinggi sepanjang musim.
Dalam sistem triple round robin, setiap tim akan menghadapi lawan segrupnya sebanyak tiga kali. Artinya, setiap poin yang diraih memiliki nilai sangat krusial karena akan menentukan nasib klub, baik dalam perebutan tiket promosi maupun ancaman degradasi.
Situasi ini menjadi sorotan tajam bagi Sriwijaya FC, yang hingga saat ini masih terpuruk sebagai juru kunci Grup 1 Wilayah Barat. Dengan raihan poin minim, Laskar Wong Kito berada dalam posisi rawan dan berpotensi terdegradasi langsung ke Liga Nusantara apabila gagal memperbaiki performa.
Sistem Promosi Liga 2 2025/26
Dalam format kompetisi musim ini, juara masing-masing grup berhak mendapatkan promosi otomatis ke Liga 1. Dua juara grup tersebut kemudian akan saling berhadapan di partai final Liga 2, yang meskipun tidak memengaruhi promosi, tetap menjadi ajang gengsi untuk menentukan tim terbaik musim ini.
Sementara itu, tim yang finis di peringkat kedua tidak langsung tersingkir. Runner-up Grup Barat dan Timur masih memiliki peluang melalui play-off promosi. Pemenang laga play-off ini akan mengamankan satu tiket terakhir ke Liga 1, membuat persaingan di papan atas tetap panas hingga akhir musim.
Ancaman Degradasi Mengintai
Di sisi lain, regulasi degradasi Liga 2 musim ini juga terbilang tegas. Tim yang finis di posisi juru kunci grup akan langsung terdegradasi otomatis ke Liga Nusantara, tanpa play-off maupun kesempatan kedua. Aturan ini membuat posisi dasar klasemen menjadi zona merah yang sangat dihindari.
Tak hanya itu, peringkat kesembilan atau satu tingkat di atas juru kunci masih belum sepenuhnya aman. Tim di posisi ini wajib menjalani play-off degradasi melawan peringkat kesembilan dari wilayah lain. Tim yang kalah dalam duel tersebut harus rela menyusul turun kasta ke Liga Nusantara.
Sriwijaya FC di Persimpangan Jalan
Dengan sistem kompetisi yang ketat dan panjang, Sriwijaya FC dituntut segera bangkit. Setiap pertandingan ke depan ibarat laga hidup-mati. Jika tak mampu keluar dari dasar klasemen, sejarah kelam degradasi bisa kembali menghantui klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan tersebut.
Tekanan besar kini berada di pundak manajemen, pelatih, dan pemain untuk menyelamatkan Elang Andalas dari jurang degradasi, sekaligus menjaga marwah Sriwijaya FC di kancah sepak bola nasional. (bbs)