Erick Thohir Sibuk di Timnas Indonesia, Manajemen Oxford United Kabarkan Update Pencarian Pelatih Baru - Semua Halaman - Bolasport
Erick Thohir Sibuk di Timnas Indonesia, Manajemen Oxford United Kabarkan Update Pencarian Pelatih Baru - Semua Halaman - Bolasport.com
BOLASPORT.COM - Manajemen Oxford United menegaskan terus mengupayakan pelatih baru untuk memimpin Ole Romeny dkk di Divisi Championship.
Erick Thohir membuka lowongan dua pelatih, tetapi baru satu yang sudah terisi.
Ketua umum PSSI tersebut sudah menemukan pelatih untuk timnas Indonesia yang lowong sejak tahun lalu.
Juru taktik anyar untuk timnas Indonesia tersebut yaitu John Herdman asal Inggris.
John Herdman akan diperkenalkan di Jakarta pada Senin (12/1/2026) mendatang.
Posisi pelatih lain yang sedang lowong yaitu kursi panas Oxford United di kasta kedua Liga Inggris.
Erick merupakan pemilik 100 persen saham Oxford United sejak akuisisi pada November lalu.
Oxford tak punya pelatih setelah pihak manajemen memecat Gary Rowett pada 23 Desember.
Berbeda dengan proses pencarian pelatih timnas Indonesia yang sudah selesai, perburuan di Oxford belum juga rampung.
Sudah lebih dari dua pekan Oxford berlatih dan bertanding tanpa pelatih kepala, yang membuat posisi mereka memburuk di klasemen.
Manajemen Oxford sampai menenangkan suporter dengan merilis pernyataan terbaru di laman resminya.
Pelatih sementara Craig Short sudah bekerja selama tiga pertandingan, dan belum ada "hilal" pelatih baru.
Criag Short dipastikan akan memimpin laga keempat melawan MK Dons di Piala FA, Jumat (9/1/2026).
"Oxford United mengkonfirmasi Craig Short akan memimpin tim utama untuk laga Jumat melawan MK Dons," tulis pihak klub.
"Ia akan tetap di posisi itu sementara klub memfinalisasi penunjukkan pelatih permanen berikutnya."
Craig Short sendiri memastikan pihak klub bekerja keras untuk mendatangkan manajer baru.
"Pihak klub bekerja keras di balik layar," tegas Short yang merupakan sosok internal klub.
"Saya senang bisa melanjutkan memimpin tim utama bersama asisten Chris Hackett dan Lewis Price."
Oxford saat ini mendekam di peringkat 23 dengan 22 poin, yang berarti zona degradasi.