0
News
    Home Berita DPR Featured John Herdman Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia

    DPR Minta Pelatih Timnas John Herdman Bangun Sistem Pembinaan Berkelanjuta! - Publicanews

    2 min read

     

    DPR Minta Pelatih Timnas John Herdman Bangun Sistem Pembinaan Berkelanjutan

    PUBLICANEWS, Jakarta - Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudia menyampaikan pesan kepada pelatih baru tim nasional sepakbola John Herdman agar pembenahan sepak bola nasional tidak kembali terjebak dalam pola instan yang berulang.

    Ia menekankan agar pergantian pelatih harus diiringi dengan penguatan sistem pembinaan yang berkelanjutan, bukan sekadar respons jangka pendek atas kegagalan target.

    "Sepak bola itu bukan proyek cepat saji. Kita butuh arah yang jelas, sistematis, dan jangka panjang. Jangan hanya fokus mengganti pelatih, tetapi membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan,” kata Hetifah dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1).

    Menurutnya, fondasi sepak bola nasional hanya dapat dibangun melalui pembinaan usia muda yang berjenjang, akademi sepak bola yang hidup dan terintegrasi, serta kompetisi yang berpihak pada pengembangan pemain lokal.

    “Tanpa regenerasi yang kuat, sehebat apa pun strategi pelatih, hasilnya akan tetap sama— tersandung di tengah jalan,” ujar politikus Golkar ini.

    Komisi X DPR, ia menambahkan, akan terus mengawal transformasi sepak bola nasional agar tidak bergantung pada figur pelatih atau pimpinan federasi, melainkan bertumpu pada sistem dan tata kelola yang sehat.

    “Pelatih boleh berganti, tetapi arah pembangunan sepak bola nasional tidak boleh berubah setiap kali kita kalah. Kita harus bicara sistem, bukan sekadar figur,” Hetifah menegaskan.

    John Herdman, asal Inggris, yang pernah sukses mengantar Kanada ke Piala Dunia, menggantikan Patrick Kluivert yang gagal membawa Jay Idzes dan kawan-kawan lolos kualifikasi Piala Dunis 2026. Kluivert menggantikan Sin Tae Young asal Korsel yang dinilai tak berhasil mengangkat performa Timnas. (jay)
    (jay)


    Komentar
    Additional JS