0
News
    Home Alwi Farhan Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Herry IP Indonesia Masters Juara PBSI Spesial

    Cemas Herry IP Diselesaikan Wakil Malaysia Lainnya Ukir Sejarah di Indonesia, PBSI Evaluasi meski Alwi Jadi Juara - Bolasport

    7 min read

     

    Cemas Herry IP Diselesaikan Wakil Malaysia Lainnya Ukir Sejarah di Indonesia, PBSI Evaluasi meski Alwi Jadi Juara


    Ganda campuran Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, saat tampil dalam babak final Indonesia Masters 2026 melawan wakil Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (25/1/2026). (TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Pertama kali dalam perhelatan Indonesia Masters sejak dihelat pada tahun 2010, Malaysia berhasil meraih gelar terbanyak sekaligus keluar sebagai juara umum.

    Sebelum Indonesia Masters 2026, hanya ada dua wakil Malaysia yang berhasil menjadi juara.

    Mereka adalah ganda putri, Vivian Hoo/Woon Khe Wei yang menjadi juara tahun 2011 dan ganda putra, Man Wei Chong/Kai Wun Tee kampiun Indonesia Masters tahun lalu.

    Tak hanya Indonesia Masters, situasi serupa juga terjadi pada turnamen Indonesia Open dengan turnamen yang lebih bergengsi.

    Belum ada lagi pebulu tangkis Malaysia yang menjadi juara sejak terakhir kali diraih oleh tunggal putra, Lee Chong Wei, pada Indonesia Open 2016.

    Turnamen bulu tangkis Indonesia dianggap menjadi momok tersendiri bagi wakil Malaysia.

    Namun, wakil Malaysia justru berhasil membuktikan saat mereka memborong tiga gelar sekaligus pada Indonesia Masters 2026.

    Sektor ganda berhasil disapu bersih oleh wakil Malaysia yakni Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, dan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.

    Ketiga pasangan tersebut sukses berdiri di podium tertinggi, gelar yang masih sulit diraih kembali oleh pasangan Indonesia yang terutama pada nomor ganda putri dan ganda campuran.

    Baca Juga: Boleh Tengil Asal dalam Batas, Gaya Raymond/Joaquin Diperingatkan Pelatih Ganda Putra

    Terakhir kali ganda putri Indonesia menjadi juara Indonesia Masters melalui Greysia Polii/Apriyani Rahayu pada edisi tahun 2020.

    Adapun pada ganda campuran, gelar untuk tuan rumah terakhir dipersempahkan oleh duet Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti pada tahun 2016 saat Indonesia Masters masih berstatus Grand Prix Gold.

    Catatan minor wakil Malaysia wajar menjadi kekhawatiran bagi pelatih ganda putra Pelatnas BAM, Herry Iman Pierngadi.

    Herry IP sebelum turnamen digelar sempat mengatakan bahwa sulit untuk meraih gelar di Istora.

    "Kami berharap bisa meraih gelar, tapi ini akan sangat berat bagi pasangan kami,” kata Herry IP, dilansir BolaSport.com dari NewStraitsTimes, Senin (19/1/2026) lalu.

    Namun, kecemasan itu berhasil dibayar lunas oleh pasangan ganda Malaysia lainnya saat murid terbaik Herry IP yakni Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan Man Wei Chong/Kai Wun Tee kandas duluan.

    Keberhasilan Malaysia juara umum pada Indonesia Masters tahun ini tentu menjadi sorotan bagi federasi bulu tangkis Indonesia.

    Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian, menyebut Indonesia menempatkan dua wakil di final dengan satu gelar juara.

    Menurutnya, hasil tersebut belum maksimal meski banyak pemain muda yang menunjukkan perkembangan.

    “Memang ini bukan hasil terbaik. Jika kita melihat kembali Indonesia Masters tahun lalu, kita juga memiliki dua finalis, tetapi dari pemain senior," kata Eng Hian dalam rilis PBSI.

    "Tahun ini, mayoritas semifinalis berasal dari pemain muda yang sebelumnya belum banyak diperhitungkan,” ujar Eng Hian.

    Eng Hian menuturkan target selanjutnya adalah persiapan menghadapi Indonesia Open 2026.

    Di mana belum ada lagi wakil Indonesia yang menjadi juara sejak terakhir kali diraih oleh ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada tahun 2021.

    Da menegaskan, hasil Indonesia Masters 2026 akan menjadi bahan evaluasi dan persiapan menuju Indonesia Open yang memiliki level BWF Super 1000 dan tentu saja degan persaingan lebih tinggi.

    “Tentunya kami akan melakukan evaluasi dan menyusun program supaya kapasitas kemampuan yang juga berprestasi di Indonesia Master ini bisa berprestasi lagi di Indonesia Open,” pungkas Eng Hian.

    Baca Juga: Juara SEA Games Lalu Cetak Sejarah di Istora, Curhat Alwi Farhan terhadap Ekspektasi Tunggal Putra No 1 Indonesia

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS