Buntut Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia, JDT dan Klub Liga Malaysia Berpotensi Dilarang Ikut Kompetisi Internasional - Semua Halaman - Bolasport
Buntut Skandal Naturalisasi Timnas Malaysia, JDT dan Klub Liga Malaysia Berpotensi Dilarang Ikut Kompetisi Internasional - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 8 Januari 2026 | 18:15 WIB
JDT jadi tim yang paling terpukul andai FIFA benar-benar membekukan FAM gara-gara skandal naturalisasi Timnas Malaysia (JDT)
BOLASPORT.COM - Sepak Bola Malaysia kini terancam bakal mendapatkan sanksi lebih berat gara-gara skandal pemalsuan dokumen naturalisasi Timnas Malaysia.
FAM dan tujuh pemain ilegal Timnas Malaysia dihukum oleh FIFA gara-gara pemalsuan dokumen naturalisasi.
Sanksi denda dan larangan beraktivitas untuk ketujuh pemain dijatuhkan oleh FIFA.
Sementara FIFA menjatuhkan sanksi denda kepada FAM.
Kini, kasusnya sedang dibawa oleh FAM ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Namun, FAM berpotensi dapat sanksi lebih berat oleh FIFA.
Bahkan dampaknya tidak terbatas kepada Timnas Malaysia, klub liga domestik pun jadi korban.
Seluruh klub Liga Domestik Liga Malaysia terancam tidak diperbolehkan mengikuti kompetisi internasional, termasuk yang dibawahi oleh AFC.
Kabar ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Windsor John.
Sanksi tersebut bisa berlaku andai FIFA menjatuhkan sanksi tambahan kepada FAM sesuai rekomendasi dari CAS.
FIFA berhak menjatuhkan sanksi lebih berat andai permohonan FAM atas kasus naturalisasi ditolak oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Dalam kasus yang sama, CAS juga berhak menjatuhkan rekomendasi sanksi tambahan kepada FIFA, termasuk skors atau pembekuan FAM.
"Jika FIFA menskors FAM, maka semua tim nasional dan klub tidak akan bisa bermain di luar Malaysia," katanya dikutip dari Harian Metro.
Tentu, ini kabar buruk bagi klub Liga Malaysia, terutama Johor Darul Ta'zim (JDT) yang jadi wakil tahunan Malaysia di kancah Asia.
JDT jadi tim paling dominan usai menjuarai Liga Malaysia dalam satu dekade terakhir.
Tim milik Tunku Ismail Ibrahim atau Tunku Mahkota Johor (TMJ) tersebut selalu mewakili Malaysia di ajang AFC Champions League Elite.
Apalagi tiga dari tujuh pemain yang tersangkut kasus naturalisasi ilegal kini main untuk JDT.
Selain itu, klub-klub lain juga tidak berhak mengikuti AFC Champions League Two atau AFC Challenge League.
Meski begitu, Windsor John mengaku bahwa Liga Malaysia tetap bisa berlangsung, tetapi statusnya tidak akan diakui oleh FIFA atau AFC.
"Liga lokal dapat berjalan," ujar Windsor.
"Tetapi semua tim nasional, baik senior maupun U-12 (B-12)."
"Termasuk klub yang berkompetisi untuk mewakili Malaysia di ACL, tidak akan diizinkan bermain di luar negeri."
"Itu adalah situasi yang sangat drastis yang tidak diinginkan oleh negara mana pun," katanya.