Bidik Emas ASEAN Para Games Thailand 2026, Riadi Saputra Siap Pertahankan Dominasi Lempar Cakram - Tribun-medan.
Bidik Emas ASEAN Para Games Thailand 2026, Riadi Saputra Siap Pertahankan Dominasi Lempar Cakram - Tribun-medan.com
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
IST
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumatera Utara, Riadi Saputra, menunjukkan tekad kuat untuk kembali mengharumkan nama Indonesia di level internasional.
Atlet andalan cabang atletik tersebut membidik target tinggi dengan berambisi mempertahankan medali emas pada ajang ASEAN Para Games Thailand 2026, khususnya di nomor lempar cakram yang selama ini menjadi spesialisasinya.
Ambisi Riadi tersebut bukan tanpa dasar. Pada edisi ASEAN Para Games 2023 di Kamboja, ia tampil gemilang dengan meraih medali emas setelah mencatatkan lemparan sejauh 33,5 meter.
Capaian itu menjadi salah satu prestasi terbaik dalam kariernya sekaligus modal berharga untuk kembali bersaing di ajang serupa yang akan berlangsung pada 20–26 Januari 2026 di Thailand.
Menatap persiapan menuju ASEAN Para Games Thailand 2026, Riadi mengungkapkan bahwa kondisi fisik, teknik, dan mentalnya saat ini sudah berada pada tahap yang sangat siap.
Ia menilai seluruh program latihan yang dijalaninya selama ini berjalan sesuai rencana dan kini tinggal difokuskan pada pemeliharaan kondisi agar tetap berada dalam performa terbaik saat hari pertandingan tiba.
“Kalau untuk persiapan menuju ASEAN Para Games, insyaallah sudah siap 99 persen. Mulai dari fisik, teknik, sampai mental sudah matang, tinggal menjaga kondisi saja,” ujar Riadi kepada Tribun Medan, Minggu (4/1/2026).

Riadi merupakan salah satu atlet terbaik yang dimiliki NPCI Sumatera Utara.
Pada ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas), ia turun di nomor lempar cakram dan sukses menyumbangkan medali emas bagi kontingen Sumatera Utara.
Dalam kejuaraan tersebut, Riadi mencatatkan lemparan sejauh 31 meter, yang menurutnya menjadi bagian penting dalam membangun konsistensi performa jelang menghadapi event internasional.
Secara target, Riadi menegaskan bahwa dirinya tidak hanya ingin mempertahankan medali emas, tetapi juga berambisi melampaui catatan lemparannya pada edisi sebelumnya.
Berdasarkan hasil latihan terbaru, ia merasa optimistis karena rekor lemparan yang dicapainya saat latihan sudah melebihi capaian saat bertanding di Kamboja.
Dalam beberapa sesi latihan, Riadi menyebut lemparannya telah mencapai jarak 35 meter. Capaian tersebut menjadi indikator positif untuk menatap Thailand 2026.
Dengan progres tersebut, ia berharap mampu mencatatkan lemparan minimal 36 meter saat bertanding nanti, sekaligus memecahkan rekor pribadinya sendiri.
“Yang jelas target lemparan saya kalau bisa melampaui. Di ASEAN Para Games Kamboja kemarin saya pegang medali emas, dan target saya di Thailand juga emas. Apalagi dari hasil latihan, rekor yang dulu sudah terlewati,” terangnya.
Meski menyandang status sebagai juara bertahan, Riadi menegaskan bahwa hal itu tidak menjadi beban mental baginya.
Namun demikian, ia tetap memberikan tuntutan besar kepada dirinya sendiri untuk mampu tampil lebih baik dan tidak berada di bawah performa yang telah ia capai sebelumnya.
“Sebenarnya tidak menjadi beban mental. Tapi beban buat saya pribadi adalah harus bisa melampaui rekor sendiri. Jangan sampai hasil pertandingan nanti justru di bawah yang kemarin,” ungkapnya.
Terkait peta persaingan, Riadi mengaku tetap waspada terhadap kekuatan para pesaing, termasuk potensi kejutan dari atlet-atlet tuan rumah.
Menurutnya, dalam setiap multievent internasional, negara tuan rumah kerap memunculkan atlet-atlet baru yang patut diwaspadai.
Selain itu, Riadi juga menilai Vietnam masih menjadi salah satu pesaing terberat di nomor lempar cakram.
Meski pada ASEAN Para Games sebelumnya atlet Vietnam hanya finis di posisi kedua dengan lemparan sejauh 28 meter, Riadi menegaskan bahwa kekuatan mereka tidak boleh dianggap remeh.
“Biasanya tuan rumah juga bisa muncul atlet baru, itu harus diwaspadai. Tapi lawan terberat yang sudah ada selama ini tetap Vietnam, meskipun di event sebelumnya mereka finis kedua dengan lemparan 28 meter,” ujarnya.
Menjelang kejuaraan, Riadi menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik agar tetap prima, mengingat intensitas latihan yang telah dijalaninya cukup tinggi.
Ia juga menyadari bahwa kesiapan mental menjadi faktor krusial dalam menentukan hasil pertandingan, terutama saat berada di arena kompetisi.
Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, Riadi berharap dapat tampil maksimal dan kembali mempersembahkan prestasi terbaik bagi Indonesia.
Ia menegaskan bahwa selain usaha dan latihan keras, doa juga menjadi bagian penting dalam setiap langkah perjuangannya.
Dengan tekad kuat, pengalaman bertanding, serta progres latihan yang terus menunjukkan peningkatan, Riadi Saputra optimistis mampu kembali berdiri di podium tertinggi ASEAN Para Games Thailand 2026 dan mengukuhkan diri sebagai salah satu atlet lempar cakram terbaik di kawasan Asia Tenggara.
“Harapan saya fisik tetap sehat karena latihan sudah kita jalani, teknik juga sudah siap. Tinggal menjaga mental, menjaga kondisi, dan selebihnya selalu berdoa,” pungkasnya.
(Cr29/Tribun-Medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan