Aturan Baru Liga Champions: Arsenal dan Liverpool Berpotensi Terdampak - Liputan6
Aturan Baru Liga Champions: Arsenal dan Liverpool Berpotensi Terdampak
Liputan6.com, Jakarta - Liga Champions kembali menjadi sorotan bukan hanya karena persaingan di lapangan, tetapi juga karena perubahan regulasi. Format baru yang diperkenalkan musim lalu masih menuai perdebatan di kalangan penggemar.
Sebagian pihak menilai jumlah pertandingan terlalu banyak, sementara pendukung format tersebut menekankan meningkatnya tensi dan risiko di setiap laga. Di tengah perdebatan itu, UEFA memutuskan untuk kembali melakukan penyesuaian.
Perubahan terbaru ini akan mulai berlaku pada musim 2026/2027 mendatang. Aturan tersebut diperkirakan berdampak langsung pada sejumlah klub besar, termasuk Arsenal dan Liverpool, jika kembali lolos ke kompetisi elite Eropa itu.
Batasan Laga Kandang Berulang Mulai 2026/27
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4994706/original/048823000_1730957229-Inter_Milan-1.jpg)
Mulai musim 2026/2027, undian fase liga Liga Champions tidak lagi mengizinkan pertemuan yang sama terjadi dalam tiga musim beruntun. Namun, pembatasan ini hanya berlaku jika satu tim terus menjadi tuan rumah dalam laga tersebut.
Sebagai contoh, laga Liverpool melawan Real Madrid di Anfield atau Inter Milan menghadapi Arsenal di Giuseppe Meazza tidak akan diizinkan terjadi untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Aturan ini diterapkan melalui perangkat lunak undian milik UEFA.
Liverpool sebelumnya mengalahkan Real Madrid 2-0 pada 2024 dan 1-0 pada 2025 di Anfield. Sementara itu, Arsenal kalah 0-1 di kandang Inter pada 2024 sebelum menang 3-1 pada pertemuan terbaru musim ini.
Perubahan ini telah diungkap sebelum undian fase liga musim ini dilakukan. Dampaknya, kedua tim hanya bisa kembali bertemu dengan status kandang dan tandang yang ditukar.
Format Fase Liga dan Posisi Klub Inggris
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5402809/original/097962700_1762300710-000_832P27F.jpg)
Pada musim ini, fase liga diikuti 36 tim yang berasal dari berbagai jalur kualifikasi. Peserta terdiri dari tim-tim yang lolos melalui liga domestik, juara Liga Champions dan Liga Europa musim lalu, serta tujuh tim dari babak kualifikasi.
Tim-tim tersebut dibagi ke dalam empat pot berdasarkan koefisien UEFA. Setiap klub memainkan delapan pertandingan, menghadapi dua tim dari setiap pot dengan format kandang dan tandang.
Terdapat pula pembatasan lain, termasuk larangan bertemu tim dari negara yang sama serta maksimal dua laga melawan klub dari satu negara asing. Aturan ini tetap dipertahankan dalam format baru.
Arsenal dan Liverpool masih berpeluang besar lolos ke Liga Champions musim depan. Arsenal memimpin klasemen menjelang laga terakhir fase liga dengan tujuh kemenangan dari tujuh pertandingan, sementara Liverpool berada di posisi keempat dengan 15 poin.
Tottenham membuntuti di posisi kelima dengan selisih satu poin. Newcastle United dan Chelsea menempati peringkat ketujuh dan kedelapan, meski masih terancam keluar dari zona lolos otomatis.
Manchester City, juara musim 2023, berada di posisi ke-11. Mereka membutuhkan kemenangan atas Galatasaray untuk menjaga peluang menghindari babak play-off dua leg bulan depan.