Venezia Makin Terpuruk, Jay Idzes Jadi Bahan Eksperimen Pelatih untuk Selamatkan Tim - Semua Halaman - Superball - Arenanews

Informasi Arena Olahraga

demo-image

Post Top Ad

demo-image

Venezia Makin Terpuruk, Jay Idzes Jadi Bahan Eksperimen Pelatih untuk Selamatkan Tim - Semua Halaman - Superball

Share This
Responsive Ads Here

 Sepak bola Internasional, Sepak bola Indonesia,

Venezia Makin Terpuruk, Jay Idzes Jadi Bahan Eksperimen Pelatih untuk Selamatkan Tim - Semua Halaman - Superball

screenshot-2025-03-29-110626-p-20250329110729

SUPERBALL.ID - Bek Venezia, Jay Idzes, mengungkapkan bahwa dirinya diminta untuk mengisi peran baru oleh pelatih klub.

Bek Timnas Indonesia itu kembali merumput bersama timnya di Italia.

Malam tadi, Venezia memainkan laga pekan ke-30 mereka di Liga Italia atau Serie A musim 2024-2025.

Tim yang dihadapi oleh anak asuh Eusebio Di Francesco adalah Bologna FC 1909.

Laga tersebut berlangsung di Pier Luigi Penzo Stadium, Venesia, Sabtu (29/3/2025) malam WIB.

Meski bermain di kandang sendiri, I Leoni Alati yang merupakan julukan Venezia tumbang dari I Rossoblu.

Pada laga malam tadi, tim tamu berhasil meraih kemenangan dengan skor 1-0.

Satu-satunya gol milik Bologna dilesakkan oleh Riccardo Orsolini pada menit ke-49.

Hasil ini membuat Jay Idzes dkk semakin terpuruk dan duduk di peringkat ke-19 klasemen sementara Liga Italia dengan 20 poin.

Baca Juga: Samai Rekor Gol Cristiano Ronaldo di Real Madrid, Mbappe OTW Lebih Ganas

Dalam lima laga terakhir, Di Francesco dan anak asuhnya hanya mampu meraih empat hasil seri dan satu kekalahan.

Sementara Bologna semakin nyaman duduk di posisi keempat dengan 56 poin.

Usai laga, Idzes yang bertindak sebagai kapten tim mengungkapkan kekecewaannya.

Bek Timnas Indonesia tersebut mengatakan bahwa ini merupakan momen-momen tersulit klub.

Pasalnya, beberapa laga belakangan ini Idzes merasa ia dan rekan-rekannya bermain sangat apik.

Akan tetapi, mereka tetap saja kesulitan mencetak gol di setiap pertandingan yang dijalani.

"Ini momen yang agak sulit," kata Idzes, dikutip SuperBall.id dari Tuttomercatoweb.

"Menurut saya, kami bermain bagus di banyak momen, tidak selalu, tetapi akhir-akhir ini itu terjadi."

"Hari ini kami juga bermain bagus, tetapi tetap gagal mencetak gol."

Baca Juga: Presiden Baru FAM Tak Menyangkal Ada Kesalahan di Sepak Bola Malaysia

"Saya katakan kepada rekan-rekan untuk tetap semangat, pertandingan berikutnya sangat penting," jelasnya.

Di lain sisi, kapten Skuad Garuda itu juga mengatakan bahwa ia mendapat peran baru di tim Italia tersebut.

Idzes mengaku bahwa dirinya diminta untuk bermain lebih ke depan agar bisa membantu serangan.

Permintaan itu datang dari Eusebio Di Francesco yang merupakan pelatih kepala.

Akan tetapi, eksperimen pelatih berusia 55 tahun itu tidak membuahkan hasil.

"Pelatih mengatakan saya harus maju, seperti melawan Como," pungkasnya.

Comment Using!!

Tidak ada komentar:

Post Bottom Ad

Pages