0
News
    Home Piala Asia Pilihan Featured Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Sepak Bola Internasional Timnas Indonesia Timnas Malaysia

    Piala Asia 2023: Dijejali Pemain Naturalisasi, Beda Nasib Timnas Malaysia dan Indonesia. - Beritasatu

    7 min read

     

    Piala Asia 2023: Dijejali Pemain Naturalisasi, Beda Nasib Timnas Malaysia dan Indonesia

    Rabu, 24 Januari 2024 | 05:10 WIB
    DS
    DS
    Pemain Malaysia, Paulo Josue  (kuning) dan pemain Bahrain Mohamed Alhardan  bertabrakan saat mereka berebut bola pada pertandingan sepak bola Grup E Piala Asia antara Malaysia vs Bahrain di Stadion Jassim bin Hamad di Doha, Qatar, Sabtu, 20 Januari 2024.
    Pemain Malaysia, Paulo Josue (kuning) dan pemain Bahrain Mohamed Alhardan bertabrakan saat mereka berebut bola pada pertandingan sepak bola Grup E Piala Asia antara Malaysia vs Bahrain di Stadion Jassim bin Hamad di Doha, Qatar, Sabtu, 20 Januari 2024. (AP/Thanassis Stavrakis)

    Jakarta, Beritasatu.com - Skuad timnas Malaysia dan Indonesia dijejali pemain naturalisasi pada ajang Piala Asia 2023 di Doha, Qatar. Namun, keduanya punya nasib berbeda.

    ADVERTISEMENT

    Timnas Malaysia yang tercatat sebagai peserta dengan jumlah pemain naturalisasi terbanyak di Piala Asia 2023, sudah pasti gagal lolos dari fase grup setelah menelan dua kali kekalahan. Sebaliknya, Indonesia masih punya peluang setelah memperoleh satu kemenangan.

    Timnas Malaysia yang berjuluk Harimau Malaya berada di grup E bersama dengan Korea Selatan, Yordania, dan Bahrain.

    Pada laga pertama, 16 Januari 2024 lalu, Malaysia disikat Yordania empat gol tanpa balas. Pada pertandingan kedua, tim asuhan pelatih berambut gondrong Kim Pan-gon ini harus mengakui keunggulan Bahrain.

    ADVERTISEMENT

    Malaysia sepertinya bakal menahan imbang Bahrain untuk bisa mengantongi satu poin. Namun, justru di akhir babak kedua, yakni pada menit ke-90+5, mereka kecolongan. Sayap kanan Bahrain Ali Madan berhasil membobol gawang Malaysia yang dijaga Ahmad Syihan Hazmi.

    Kekalahan 0-1 dari Bahrain membuat Matthew Davies dkk tak mampu mendulang poin. Mereka harus puas berada di dasar klasemen grup E. Matthew Davies adalah kapten timnas Malaysia. Nama itu memang bukan nama orang Melayu. Ia adalah pemain naturalisasi asal Australia.

    Timnas Malaysia berlatih di Doha, Qatar. Terpilihnya 26 pemain skuad final Harimau Malaya di Piala Asia 2023 dengan 14 pemain naturalisasi sempat menuai banyak pertanyaan. - (Facebook/Football Association of Malaysia)
    Timnas Malaysia berlatih di Doha, Qatar. Terpilihnya 26 pemain skuad final Harimau Malaya di Piala Asia 2023 dengan 14 pemain naturalisasi sempat menuai banyak pertanyaan. - (Facebook/Football Association of Malaysia)

    Dua kekalahan membuat Harimau Malaya tersingkir dari Piala Asia 2023. Pertandingan ketiga atau terakhir yang harus mereka lakoni pada 25 Januari 2024 mendatang cukup berat mengingat lawan mereka adalah tim kuat, Korsel.

    Pelatih timnas Malaysia asal Korea, Kim Pan-gon mengakui kesalahannya karena telah memberikan harapan besar kepada pecinta sepak bola lokal di Piala Asia 2023.

    Terpilihnya 26 pemain skuad final Harimau Malaya di Piala Asia 2023 dengan 14 pemain naturalisasi sempat menuai banyak pertanyaan. Namun, janji yang disodorkan Kim Pan-gon sedikit meringankan persoalan tersebut.

    BACA JUGA

    Harapan setinggi gunung yang terbangun benar-benar memberikan kegembiraan bagi warga Malaysia untuk melihat timnas mereka memberikan kejutan di pentas Piala Asia.

    Ketika dihajar Yordania 4-0 di laga perdana masih ada alasan, yakni adanya kesalahan taktis karena memasang tiga bek. Alasan lain, konon Yordania melakukan perubahan strategi dari gaya bermain biasanya sehingga menyebabkan Malaysia terjebak.

    Saat melawan Bahrain pada laga kedua Grup E di Stadion Jassim bin Hamad, Timnas Malaysia menunjukkan sedikit perbaikan dibandingkan laga pertama. Namun, permainan apik itu hanya bertahan di 45 menit pertama. Setelah itu, permainan menjadi buruk karena pemilihan pemain pengganti yang dinilai tidak tepat.

    Pelatih Timnas Malaysia asal Korea, Kim Pan-gon saat timnya berlatih di Doha, Qatar. - (Facebook/Football Association of Malaysia)
    Pelatih Timnas Malaysia asal Korea, Kim Pan-gon saat timnya berlatih di Doha, Qatar. - (Facebook/Football Association of Malaysia)

    Seusai kekalahan kedua, Kim Pan-gon mempertanggungjawabkan hasil yang diraih anak asuhnya sepanjang turnamen. Media Malaysia Utusan menulis, laga pelengkap melawan Korea Selatan akan menjadi akhir suram skuad Harimau Malaya di pentas Piala Asia kali ini.

    “Tidak ada yang salah, di sinilah (level) kami berada. Mungkin pelatihnya salah, harapan saya terlalu besar. Saya bermimpi terlalu tinggi. Mungkin saya punya ekspektasi terlalu tinggi terhadap publik dan pemain, mungkin saya salah,” kata kompatriot pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong ini.

    Harapan tinggi Kim Pan-gong cukup beralasan. Malaysia datang ke Qatar dengan catatan rekor tak terkalahkan dalam 10 laga terakhir, baik laga persahabatan maupun kualifikasi Piala Dunia 2026. Harimau Malaya menahan imbang Suriah dua kali dan China sekali, serta melumat India, Turkmenistan, Hong Kong, Taiwan, maupun Kirgistan.

    BACA JUGA

    Selain itu, lebih dari separuh skuad Harimau Malaya adalah pemain naturalisasi.

    Seperti dilaporkan New Straits Times, para pemain naturalisasi itu adalah Stuart Wilkin, Daniel Ting, dan Darren Lok (Inggris), Edrick Dos Santos dan Paulo Josue (Brasil), Natxo Insa dan Romel Morales (Spanyol), Matthew Davies dan Brendan Gan (Australia), Corbin Ong (Barbados), Dion Cools (Belgia), Dominic Tan (Singapura), Junior Eldstal (Swedia), serta Mohamadou Sumareh (Gambia).

    Namun, Malaysia ternyata keok lebih dahulu. Sementara nasib Timnas Indonesia lebih bagus. Berada di grup D bersama Jepang, Irak, dan Vietnam, timnas Indonesia mampu meraih 3 poin di fase grup. Padahal penampilan timnas Indonesia cukup mengkhawatirkan menjelang berangkat ke Doha.

    Timnas Malaysia menjadi peserta Piala Asia 2023 dengan  jumlah pemain naturalisasi terbanyak, bersama Timnas Hong Kong. Terdapat 14 pemain naturalisasi di tim kedua negara tersebut dari 26 anggota skuad. - (Facebook/Football Association of Malaysia)
    Timnas Malaysia menjadi peserta Piala Asia 2023 dengan jumlah pemain naturalisasi terbanyak, bersama Timnas Hong Kong. Terdapat 14 pemain naturalisasi di tim kedua negara tersebut dari 26 anggota skuad. - (Facebook/Football Association of Malaysia)

    Berbeda dengan Malaysia, Shin Tae-yong dan anak asuhnya tak pernah menang dalam empat laga persiapan menjelang turnamen. Sekali seri melawan “tim sebaya” Filipina, Indonesia dihajar Irak 5-1, kemudian digilas Libia berturut-turut 4-0 dan 2-1.

    Tampaknya tim Garuda mampu belajar dari pengalaman agar tidak kembali dicukur Irak. Pada laga pertama Piala Asia 2023, timnas mampu membendung Irak dengan hanya kalah 1-2. Lantas pada pertandingan berikutnya, Asnawi Mangkualam dkk mengempaskan harapan Vietnam. Kemenangan tipis 1-0 atas Vietnam cukup memberi asa bagi pasukan Garuda maju ke babak 16 besar.

    Apabila Malaysia membawa 14 pemain naturalisasi, timnas Indonesia hanya menyertakan delapan. Mereka adalah Marc Klok, Justin Hubner, Jordi Amat, Elkan Baggott, Sandy Walsh, Rafael Struick, Shayne Pattynama, dan Ivar Jenner.

    BACA JUGA

    Pemain Naturalisasi Terbanyak
    Timnas Malaysia tercatat sebagai negara dengan jumlah pemain naturalisasi terbanyak di Piala Asia 2023. Tak kurang dari 14 nama masuk dalam jajaran pemain naturalisasi.

    Keberadaan pemain naturalisasi merupakan proyek yang sengaja disusun Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Tujuannya adalah mendapatkan hasil instan dari skuad berkualitas demi prestasi timnas. Namun, seperti diungkapkan Presiden FAM, Datuk Hamidin Mohd Amin, proyek naturalisasi ini gagal.

    Mohamed Marhoon dari Bahrain, kedua dari kiri, bereaksi saat rekan setimnya Komail Alaswad, kedua dari kanan, mencoba mencetak gol pada pertandingan sepak bola Grup E Piala Asia antara Malaysia dan Bahrain di Stadion Jassim bin Hamad di Doha, Qatar, Sabtu, 20 Januari. 2024. - (AP/Thanassis Stavrakis)
    Mohamed Marhoon dari Bahrain, kedua dari kiri, bereaksi saat rekan setimnya Komail Alaswad, kedua dari kanan, mencoba mencetak gol pada pertandingan sepak bola Grup E Piala Asia antara Malaysia dan Bahrain di Stadion Jassim bin Hamad di Doha, Qatar, Sabtu, 20 Januari. 2024. - (AP/Thanassis Stavrakis)

    Datuk Hamidin Mohd Amin pun bermimpi Malaysia lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023. “Katakanlah kita bermain imbang dengan Yordania dan menang lawan Bahrain, minimal kita punya empat poin,” ujarnya.

    Namun, ia juga memberikan target realistis bagi timnas, yakni setidaknya membawa pulang poin dari Piala Asia di Doha, Qatar. “Kalau pulang dengan tangan hampa, kurang bagus,” katanya.

    Pada awal Januari lalu, Mohd Amin mengungkapkan bahwa solusi instan perekrutan pemain naturalisasi tak sejalan dengan harapan. "Saya pikir pendekatan ini akan membantu tim menjadi lebih kuat dalam waktu singkat, tetapi saya salah. Proyek ini gagal," katanya.

    Komentar
    Additional JS