Selamat Tinggal Stadion GBT, Persebaya Wajib Mencari Home Base Sementara Setelah Menjamu Arema FC - Jawa Pos
Selamat Tinggal Stadion GBT, Persebaya Wajib Mencari Home Base Sementara Setelah Menjamu Arema FC
:extract_focal()/https%3A%2F%2Fstatic.promediateknologi.id%2Fcrop%2F0x0%3A0x0%2F0x0%2Fwebp%2Fphoto%2Fp2%2F01%2F2023%2F09%2F21%2Fstadion-PD-U-17-1064151468.jpg)
JawaPos.com – Persebaya Surabaya akan meninggalkan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) setelah menghadapi Arema FC, Sabtu (23/9). Manajemen Green Force diwajibkan mencari alternatif home base selama perhelatan Piala Dunia U-17 2023.
Piala Dunia U-17 tahun ini sejatinya akan diselenggarakan di Indonesia pada 10 November-2 Desember 2023. Stadion GBT menjadi satu dari empat venue yang dipersiapkan. Tiga stadion lainnya adalah Jakarta International Stadium, Stadion si Jalak Harupat, dan Stadion Manahan.
Walau pelaksanaan Piala Dunia U-17 akan digelar dua bulan lagi, tapi pemerintah melalui Kementerian PUPR mengharapkan manajemen Persebaya mensterilkan stadion kebanggaan warga Surabaya tersebut. Mereka dijadwalkan bakal melakukan renovasi sebelum menggelar ajang prestisius itu.
Kementerian PUPR bahkan sempat melarang Persebaya menggunakan Stadion GBT saat menjamu Arema FC. Namun, karena desakan banyak pihak, Green Force akhirnya dapat menggelar derbi Jatim di stadion berkapasitas 45 ribu tempat duduk tersebut.
Setelah menjamu Arema, Persebaya harus meninggalkan Stadion GBT, meski terdapat beberapa laga kandang yang harus dijalani Green Force selama periode sterilisasi hingga pertandingan Piala Dunia U-17 nanti.
Berdasarkan jadwal Persebaya yang dirilis PT LIB, Persebaya bakal menjalani laga tandang ke markas Dewa United, Sabtu (30/9). Kemudian, mereka akan menjalani dua laga kandang, yakni menjamu Persib Bandung pada 7 Oktober, dan Bali United pada 20 Oktober.
Persebaya kemudian menjalani laga tandang kembali kontra Persik Kediri pada 28 Oktober. Dan, kembali menjadi tuan rumah saat menjamu Persis Solo pada 4 November. Setelah itu, sowan ke markas Barito Putera pada 11 November.
Persebaya kembali menjadi tuan rumah saat menjamu PSIS Semarang pada 26 November. Dan, menggelar laga tandang kontra RANS Nusantara FC pada 2 Desember.
Jika melihat jadwal itu, Persebaya memiliki empat laga kandang selama perhelatan Piala Dunia U-17. Dan, mereka harus mencari stadion selain GBT sebagai home base. "Pertandingan lawan Arema FC akan menjadi laga terakhir Persebaya di Gelora Bung Tomo," tulis akun instagram @persebayafans.27.
Fakta ini membuat beberapa opsi bermunculan sebagai stadion alternatif Green Force saat menjadi musafir nanti. Stadion seperti Gelora Delta (Sidoarjo), Gelora 10 Nopember (Surabaya), hingga Stadion Gelora Joko Samudro (Gresik) bisa dijadikan tempat sementara. Contoh saat Persebaya mentas di Stadion Gelora Joko Samudro musim lalu.
"Nok Gelora Delta Sidoarjo (GDS)," @hrzz_85. "Gelora 10 November ae," timpal akun @muarif27.