Rudy Hartono Raja All England dari Indonesia, Media Asing Beri Julukan Setengah Dewa
JAKARTA, iNews.id - Rudy Hartono merupakan raja All England dari Indonesia. Media Asing Sportskeeda sampai menjulukinya setengah dewa.
Media asal India itu merasa tepat menyematkan julukan tersebut untuk Rudy Hartono. Legenda kelahiran Surabaya itu merupakan peraih titel All England terbanyak sepanjang masa di sektor tunggal putra.

Sepanjang kariernya Rudy Hartono menyabet delapan gelar juara All England. Prestasi tersebut membuat namanya tercatat dalam buku rekor dunia atau Guinness Book of Records.

"Rudy Hartono mencapai status setengah dewa di Kejuaraan All England Terbuka selama masa jayanya," tulis Sportskeeda dikutip iNews.id Senin (14/3/2023).
Hebatanya, dari delapan gelar All England yang diraih, tujuh di antaranya diraih Rudy Hartono secara beruntun dari 1968 sampai 1974. Kemudian satu titel lainnya didapat pada 1976.

Pria asal Surabaya itu pertama kali juara All England pada 1968 ketika masih berusia 18 tahun usai mengalahkan wakil Malaysia Tan Aik Huang, 15-12 dan 15-9. Sejarah mencatat dia merupakan atlet termuda yang berhasil menjuarai turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu.

Setelahnya dia terus menjadi juara sampai 1974. Namun langkahnya terhenti pada 1975 lantaran kalah dari wakil Denmark Svend Pri di partai final.

Tapi Rudy kembali mengeluarkan magisnya di All England 1976. Dia kembali jadi juara setelah mengandaskan perlawanan kompatriotnya Lim Swie King di final.
Rudy tak cuma berjaya di All England. Legendaris yang memiliki nama lahir Nio Hap Liang itu juga pernah empat kali juara Piala Thomas yakni tahun 1970 di Malaysia, 1973 (Indonesia), 1976 (Thailand), dan 1976 (Indonesia).
Dia juga pernah mencicipi nikmatnya jadi pemenang Kejuaraan Dunia 1980. Kala itu Rudy kembali menyingkirkan Lim Swie King lewat dua game langsung, 15-9 dan 15-9.
All England edisi tahun ini mulai digelar Selasa (14/3/2023). Ada 15 wakil Indonesia yang beraksi.
Menarik disaksikan bagaimana perjuangan para pebulu tangkis di Birmingham. Dukung Anthony Ginting dan kolega di iNews.
Editor : Reynaldi Hermawan
Follow Berita iNews di Google News
Tidak ada komentar:
Posting Komentar