Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Tidak Ada Kategori

    Seberapa Panas Qatar Saat Menggelar Piala Dunia 2022? - BeritaSatu

    3 min read

    Seberapa Panas Qatar Saat Menggelar Piala Dunia 2022?

    Kamis, 17 November 2022 | 09:05 WIB
    Oleh : Jaja Suteja / JAS
    Stadion Al Janoub, Al Wakrah, Qatar.
    Stadion Al Janoub, Al Wakrah, Qatar.

    Doha, Beritasatu.com - Piala Dunia akan dimainkan di Timur Tengah yang panas untuk pertama kalinya pada tahun 2022. Terpilihnya Qatar menjadi tuan rumah ajang empat tahunan memaksa waktu kejuaraan ini diundur ke November dan Desember.

    Piala Dunia umumnya diadakan pada pertengahan tahun tetapi panas ekstrem Qatar telah memaksa FIFA mengubah jadwal.

    The Sporting News melihat seberapa panasnya selama turnamen.

    Lantas seberapa panas sebenarnya di Qatar?
    Qatar dianggap sebagai salah satu negara terpanas di dunia. Suhu rata-rata tahunan berkisar dari 14 hingga 41°C (57-105°F) tetapi di sebagian besar bulan suhu dapat dengan mudah melebihi 30°C (86°F).

    Hari terpanas di Qatar tercatat pada Juli 2010 ketika suhu mencapai puncaknya pada 50,4°C (122,7°F). Pada bulan Juni 2022, tercatat suhu setinggi 48°C (118°F) dalam setahun.

    Berapa suhu tertinggi selama Piala Dunia 2022?
    Piala Dunia 2022 dimulai pada 20 November di Qatar ketika suhu umumnya mulai turun menuju musim dingin. Pertandingan grup awal kemungkinan akan menjadi yang terpanas dengan kemungkinan suhu tertinggi 26-28°C (78-82°F).

    Dua pertandingan grup setiap hari turnamen akan dimainkan pada pukul 13.00 dan 16.00 (waktu setempat) dan ini adalah saat suhu tertinggi dalam sejarah penyelenggaraan Piala Dunia.

    Pertandingan babak knockout kemudian akan dimainkan secara eksklusif pada malam hari untuk lebih mengurangi panas di Qatar.

    Babak sistem gugur juga tidak akan dimulai hingga Desember yang secara resmi merupakan awal musim dingin di Qatar dengan suhu harian rata-rata turun antara 19-26°C (66-78°F).

    Apakah stadion di Qatar ber-AC?
    Salah satu adaptasi utama yang harus dilakukan oleh pejabat Qatar adalah memastikan bahwa delapan stadion yang terlibat dalam kompetisi akan ber-AC.

    Terlepas dari kekhawatiran atas kemampuan mesin pendingin untuk menurunkan suhu secara substansial di stadion terbuka, setiap tempat telah dilengkapi dengan unit pendingin yang dirancang khusus.

    Teknologi tersebut telah dikembangkan bersama dengan Universitas Qatar, menggunakan energi matahari untuk menyalakan kipas angin yang menarik udara luar dan mendinginkannya.

    Dr Saud Abdulaziz Abdul Ghani, Profesor Teknik Mesin di Universitas Qatar dan dijuluki "Dr Cool", telah memelopori proyek tersebut dan akan menjadi bagian dari upaya untuk memastikan peluncuran penuh di delapan tempat tepat waktu untuk pertandingan pembukaan.

    Dalam sebuah wawancara dengan FIFA.com, Dr Saul mengungkapkan, "Kami tidak hanya mendinginkan udara, kami juga membersihkannya."

    "Kami memurnikan udara untuk penonton. Misalnya, orang yang memiliki alergi tidak akan mengalami masalah di dalam stadion kami karena kami memiliki udara paling bersih dan paling murni di sana," ujar Saul lagi.

    "Udara pra-dingin masuk melalui kisi-kisi yang terpasang di dudukan dan nosel besar di sepanjang lapangan. Dengan menggunakan teknik sirkulasi udara, udara yang didinginkan kemudian ditarik kembali, didinginkan kembali, disaring, dan didorong keluar jika diperlukan."

    Jadi suhu di dalam stadion ber-AC Qatar diperkirakan berkisar sekitar 21°C (70°F).

    Saksikan live streaming program-program BTV di sini

    Sumber: Sportingnews


    Informasi lainnya dan terkini di https://opsimin.wordpress.com/
    Opsi Media Informasi Group X Kamidi
    [Category Opsiin, Media Informasi, Arena, Sepak Bola, Sepak Bola Internasional]
    [Tags Piala Dunia, Piala Dunia 2022, Featured, Pilihan, Sepak Bola, Sepak Bola Indonesia]

    Komentar
    Additional JS