PSSI Akan Undang Profesional untuk Hidupkan Lagi Filanesia - Sportstars.Id
JAKARTA - Direktur Teknik PSSI (Dirtek PSSI), Indra Sjafri, mengatakan pihaknya bersama dengan Kemenpora RI akan mengundang pakar-pakar, pelatih berlisensi, dan mantan pemain untuk mengembangkan kembali kurikulum sepak bola Filanesia (Filosofi Sepak Bola Indonesia). Wacana tersebut diharapkan terwujud dalam waktu dekat.
Sejak Luis Milla tidak lagi menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia, Filanesia yang sempat digaungkan tidak lagi terdengar kabarnya. Timnas Indonesia di era pelatih Shin Tae-yong kini lebih mengandalkan permainan pragmatis tanpa pakem yang baku.
Kini, PSSI ingin Filanesia diterapkan kembali, tidak hanya di level Timnas Indonesia, tetapi juga akar rumput. Adapun Filanesia yang dimaksud meliputi skema dominan penguasaan bola dengan distribusi bola progresif ke depan. Skema tersebut juga mengandalkan kombinasi umpan panjang dan pendek.
“Kurikulum ini harus hidup, harus di-upgrade, Filanesia harus kita lanjutkan, saya waktu penyusunan Filanesia tidak ikut, tapi saya mainkan Filanesia terus dari 2011,” kata Indra kala menghadiri Webinar Partai Perindo, Jumat (26/8/2022).
01:28
Mesut Özil Kunjungi Indonesia Akhir Mei, Gabung Rans Cilegon FC?
Sport Stars
"Sampai kelompok umur 23 itu saya terapkan Filanesia, artinya apa? Saya terapkan umpan pendek-panjang, saya mainkan permainan possession progresif, itu yang ada di dalam Filanesia,” imbuh pria asal Batangkapas itu.
Untuk menghidupkan lagi Filanesia, Indra mengatakan PSSI dan Kemenpora RI akan mengundang pakar sepak bola, mantan pemain, dan pelatih berkompeten. Nantinya, mereka akan saling bertukar pendapat.

Pengembangan kurikulum Filanesia akan digelar pada September 2022. Indra ingin kurikulum Filanesia terus dijadikan pedoman sepak bola Indonesia di masa mendatang.
“Namanya Filanesia harus di-upgrade, nanti kita akan upgrade Filanesia kita, dengan menggundang pakar-pakar, pelatih senior dan lain-lain, karena ini butuh pendapat atau sumbangsih dari banyak orang,” papar Indra.
“Maka kita minta support dari Kemenpora, kita akan upgrade lagi Filanesia, itu nanti kita garap September mendatang,” pungkasnya.
Editor : Wikanto Arungbudoyo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar