Mantan Petinggi Manchester United Ajukan Tawaran Ugal-ugalan untuk Beli Setan Merah
TRIBUNNEWS.COM - Drama yang meliputi Manchester United semakin besar seiring bergulirnya Liga Inggris musim ini.
Hasil minor di pekan pertama Liga Inggris lalu seakan menambah parah kondisi Manchester United saat ini.
Lelah dengan kondisi tersebut, seorang mantan petinggi Manchester United mengaku bakal membeli klub berjuluk Setan Merah ini.
:extract_focal()/https%3A%2F%2Fcdn-2.tstatic.net%2Ftribunnews%2Ffoto%2Fbank%2Fimages%2Fmanchester-united-dipermalukan-brighton.jpg)
Adalah Michael Knighton, mantan petinggi Manchester United di era 90an yang mengaku akan mengambil alih klub dari tangan Keluarga Glazer.
Dikutip dari Sportbible, Michael Knighton mengaku siap mengajukan penawaran ugal-ugalan demi membeli klub.
Ia memang tak menyebutkan besaran nilai uang yang ia ajukan.
Akan tetapi ia yakin penawarannya akan meluluhkan hati Keluarga Glazer.
Knighton mengaku prihatin dengan kondisi klub saat ini.
Ia yakin perasaan serupa juga disuarakan oleh para penggemar dari seluruh dunia.
"Semua orang tahu klub ini memerlukan pemilik baru," ungkap Knighton.
"Itu adalah tujuan saya. Saya sudah membuat perkembangan bagus soal ini."
"Saya sudah berbicara kepada orang-orang dari klub. Saya punya niatan baik dengan keuangan yang baik juga."
"Kami sekarang sedang berusaha mengajukan dokumen pembelian."
"Ingat, ini adalah pembelian ugal-ugalan," sambungnya.
Knighton lantas menjelaskan apa maksud dari pembelian ugal-ugalan ini.
Ia merujuk pada status Manchester United saat ini yang tidak dijual oleh Keluarga Glazer.
:extract_focal()/https%3A%2F%2Fcdn-2.tstatic.net%2Ftribunnews%2Ffoto%2Fbank%2Fimages%2Fmichael-knighton.jpg)
Nah, pembelian ugal-ugalan ini dimaksudkan untuk membujuk keluarga Glazer melepas Setan Merah dengan tawaran uang yang cukup besar.
Ia yakin penawaran ugal-ugalan ini dapat mengubah pendirian Glazer.
Knighton juga semakin percaya diri akan mendapat dukungan fans dari seluruh penjuru dunia.
"Tawaran ugal-ugalan ini berarti, klub memang tidak dijual," ujar Knighton.
"Tapi niatan saya adalah untuk menawarkan kepada pemilik klub sejumlah uang yang seolah berkata, Anda sudah kehabisan waktu, ini waktunya Anda pergi."
"Dan sejujurnya, fans dari penjuru dunia juga sudah muak dengan rezim ini," lanjutnya.
(Tribunnews.com/Guruh)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar