Toprak Razgatlioglu Tak Dapat Kursi di MotoGP 2023 - Motorsport

 

Toprak Razgatlioglu Tak Dapat Kursi di MotoGP 2023

14 j
Toprak Razgatlioglu Tak Dapat Kursi di MotoGP 2023

Sejak kesuksesan merengkuh titel WSBK tahun lalu, Razgatlioglu kencang dirumorkan bakal jadi penghuni paddock MotoGP. Ditambah afiliasi dengan pabrikan Yamaha memungkinkan kepindahan El Turco.

Bukan rahasia umum bahwa cukup banyak pembalap WSBK yang hijrah ke MotoGP. Sebut saja James Toseland, Ben Spies, hingga Cal Crutchlow. Karenanya akan menarik jika Razgatlioglu bisa mengikuti jejak seniornya.

Peluang makin terbuka lebar, lantaran banyak pilot MotoGP yang habis masa kontraknya akhir musim ini. Fabio Quartararo kemungkinan masih dipertahankan skuad garpu tala, dengan Franco Morbidelli sudah terikat kontrak sampai 2023.

Satu-satunya kesempatan bagi Razgatlioglu adalah memperkuat tim satelit Yamaha, yaitu RNF Racing. Antara menggeser Andrea Dovizioso, atau menggantikan Darryn Binder, walau sang rookie punya opsi perpanjangan.

Tetapi sekarang, pintu sudah tertutup untuk Razgatlioglu. RNF Racing resmi bekerja sama dengan Aprilia. Hal itu berimbas pada Yamaha, yang tidak akan memiliki tim satelit di MotoGP 2023.

YZF-M1 milik duo pabrikan Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli

YZF-M1 milik duo pabrikan Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli

Foto oleh: Yamaha MotoGP

Hanya menurunkan dua motor, pabrikan Iwata sudah pasti bakal terus melanjutkan bersama duet Quartararo-Morbidelli. Razgatlioglu pun harus menunggu, setidaknya hingga 2024, untuk potensi ke Grand Prix.

“Jelas berita tidak memiliki tim satelit ini, bagaimanapun, berarti kami tidak punya tempat. Titik. Karena kami hanya akan memiliki dua motor di tim pabrikan,” kata Jarvis dalam wawancara kepada MotoGP.com di Sirkuit Mugello, Italia.

Kendati demikian, Razgatlioglu setidaknya masih berkesempatan memacu YZR-M1. Tes rencananya bakal digelar oleh Yamaha pada Juni bulan depan.

“Arti di balik tes itu adalah ketertarikannya untuk mencoba motor MotoGP,” tutur Jarvis.

“Kedua, itu adalah sedikit hadiah dari Yamaha untuk Kejuaraannya tahun lalu dan komitmennya yang berkelanjutan dengan Yamaha untuk masa depan.

“Jadi, saya pikir target terbesar untuk tes itu tetap sama. Santai, uji, nikmati, dan alami motor MotoGP, untuk merasakan seperti apa rasanya jika dia memilih untuk pindah di masa depan.”

Baca Juga

Komentar

Informasi Olahraga Terbaru - Google Berita