Kacau Jika Ole Gunnar Solskjaer Terus Andalkan Cristiano Ronaldo Sebagai Juru Selamat Manchester United - Goal
Kacau Jika Ole Gunnar Solskjaer Terus Andalkan Cristiano Ronaldo Sebagai Juru Selamat Manchester United

Fans Manchester United yang bersorak menyambut selebrasi lepas baju Cristiano Ronaldo setelah ia mencetak gol kemenangan pada menit ke-95 lawan Villarreal tidak akan peduli bahwa sebenarnya pertandingan itu tidak layak diganjar dengan tiga poin.
Mereka tidak akan peduli bahwa momen itu menutupi celah yang sebenarnya terlihat jelas pada tim, dengan menyuguhkan performa mengecewakan lainnya di Eropa.
Perayaan euforia berlangsung lama setelah peluit akhir ditiup di Old Trafford, di mana United mengalahkan tim Unai Emery 2-1 di Liga Champions. Para suporter bertahan untuk melihat Ronaldo dan manajer Ole Gunnar Solskjaer diwawancarai media pascalaga.
Memang tidak ada salahnya merayakan kemenangan dari laga yang penuh adrenalin tersebut, namun selebihnya tentu menjadi peringatan lain bagi Solskjaer bahwa jika timnya tidak berkembang, mereka akan sulit untuk melangkah lebih jauh di kompetisi ini.
Bahkan, ia sendiri mengakuinya, bahwa timnya menang beruntung.
Setelah kalah dari Young Boys di pertandingan pembuka fase grup, kekalahan lain akan jadi hasil memalukan bagi mereka pun demikian dengan hasil imbang. Mereka berharap kemenangan ini bisa membawa tim kembali ke jalur yang benar, pendorong untuk hasil-hasil lebih baik yang akan datang, setelah beberapa pekan terakhir mengecewakan bagi mereka yang telah mengalami tiga kekalahan dari empat laga.
Jika bukan karena kecemerlangan David de Gea, yang melakukan tiga penyelamatan kelas dunia di 45 menit pertama, Villarreal bisa saja pulang dengan hasil sebaliknya. Mereka terus-menerus mengancam sisi kanan United, dengan Diogo Dalot, pengganti Aaron Wan-Bissaka yang terkena akumulasi kartu, kewalahan menghadapi perlawanan Arnaut Danjuma.
Solskjaer menghabiskan banyak waktu di babak pertama meneriakkan instruksi untuk lini belakang timnya. Tampaknya mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan dan seperti kehilangan arah. Cara mereka membantu serangan, juga saat Dalot maju ke depan, tampak tidak terorganisir.
Itu adalah gambaran dari penampilan United yang kurang meyakinkan sekarang ini. Seperti tidak ada skema pasti, atau pun jika ada, para pemain tidak cukup memahami keinginan sang manajer.

Emery melatih timnya dengan baik. Mereka menyerang sebagai satu kesatuan dengan gerakan yang apik dan cepat, yang akhirnya sukses memecah kebuntuan di awal babak kedua. Gol yang mereka cetak tercipta berkat kombinasi bagus yang dituntaskan oleh Paco Alcacer, yang bisa saja mencetak hat-trick di malam lain.
Setiap kali tim Spanyol menyerang balik, United tampak kewalahan, dengan pertahanan mereka terlihat kurang solid.
Bandingkan dengan saat United melangkah maju dan mereka bertemu dengan tembok kuning; sebuah tim yang tahu persis apa peran mereka dan bagaimana menjalankan skema mereka. Kurangnya kecepatan dalam serangan United memberi lawan cukup waktu untuk bangkit dan bertahan lebih dalam, membuat pasukan Solskjaer semakin sulit untuk melakukan tekanan.
Saat tim tamu menyerang dengan skema terukur serta terhubung dengan kombinasi yang cerdas, United kembali mengandalkan momen brilian individu untuk membuat mereka mendapat hasil. Itu sudah menjadi ciri khas tim United sekarang ini. Ketika sepertinya mereka kehabisan strategi atau formasi, seorang pemain tiba-tiba muncul sebagai penentu.
Contohnya seperti Jesse Lingard saat lawan West Ham United atau Alex Telles dan Ronaldo di Old Trafford lawan Villarreal ini.
"Kami memiliki sedikit keberuntungan yang tidak kami miliki di pertandingan terakhir," kata Ronaldo kepada BT Sport setelah kemenangan tersebut. "Sikap yang hebat dari para pemain kami dan para penggemar banyak mendorong kami dan saya harus berterima kasih kepada mereka. Inilah yang kami butuhkan saat kami terpuruk dan tidak bermain bagus. Ini adalah kemenangan yang penting."
Solskjaer cukup segan untuk menyebut laga tersebut sebagai pertandingan yang wajib dimenangkan oleh pasukannya, namun mengatakan tiga poin telah memberi timnya angin segar di Grup F.
"Itulah yang terjadi di sini di Old Trafford, itu terjadi berkali-kali sebelumnya," kata Solskjaer. "Kami harus berhati-hati dan kami beruntung pada akhirnya."
Namun tanpa peningkatan yang nyata, berapa lama keberuntungan bisa terus menaungi mereka? Everton adalah lawan berikutnya di Old Trafford. Akankah keberuntungan United bertahan atau akankah mereka meningkatkan permainan mereka dan menampilkan performa yang memang pantas dihadiahi tiga poin?
Dalam kedua skenario tersebut, Solskjaer cukup beruntung memiliki Ronaldo sebagai juru selamat tim.