0
News
    Home Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Denmark Open Fajar Alfian Featured Muhammad Rian Ardianto

    Denmark Open 2021 - Fajar/Rian Rasakan Sensasi Shuttlecock Berbeda - Semua Halaman - Bolasport

    3 min read

     

    Denmark Open 2021 - Fajar/Rian Rasakan Sensasi Shuttlecock Berbeda - Semua Halaman - Bolasport.com

    Denmark Open 2021 - Fajar/Rian Rasakan Sensasi Shuttlecock Berbeda

    By Fauzi Handoko Arif, Jumat, 22 Oktober 2021 | 10:15 WIB
    Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto saat tampil pada Denmark Open 2021, Kamis (21/10/2021).
    Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto saat tampil pada Denmark Open 2021, Kamis (21/10/2021). (MIKAEL ROPARS/BADMINTON PHOTO)

    BOLASPORT.COM - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, merasakan perbedaan shuttlecock yang digunakan selama bertanding di Denmark Open 2021.

    Fajar Alfian merasa shuttlecock selama penyelenggaraan Denmark Open 2021 berbeda dari yang digunakan pada Sudirman Cup dan Thomas Cup.

    Menurut Fajar, shuttlecock terasa lebih berat ketimbang turnamen-turnamen yang sebelumnya berlangsung di Denmark.

    "Di sini sangat terasa perbedaan bolanya," ucap Fajar, melalui rilis yang diterima BolaSport.com dari Badminton Indonesia.

    "Kalau di Sudirman dan Thomas Uber bolanya cenderung berat, di sini sangat cepat dan melintir. Jadi memang harus cepat menyesuaikannya," imbuhnya.

    Fajar bersama dengan Muhammad Rian Ardianto berhasil melangkah ke babak perempat final Denmark Open 2021.

    Namun, perjuangan Fajar/Rian menembus babak 8 besar harus dilalui dengan kerja keras.

    Pasangan peringkat ke-7 dunia itu dibuat harus bersusah payah mengalahkan pasangan India, M R Arjun/Dhruv Kapila di babak 16 besar.

    Selama bertanding di Odense Sports Park, Odense, Denmark, Kamis (21/10/2021), Fajar/Rian harus kecolongan satu gim saat diadu dengan Arjun/Kapila.

    Kendati kecolongan satu gim, Fajar/Rian berhasil memastikan langkah ke perempat final lantaran mengalahkan Arjun/Kapila 21-15, 17-21, 21-12.

    Fajar lalu membeberkan kondisi selama pertandingan melawan pasangan peringkat ke-46 dunia itu.

    "Alhamdulilah bisa memenangkan pertandingan itu," tutur Fajar.

    "Game pertama kami coba utk main sabar, tidak buru-buru, kontrol. Di game kedua kami kalah start, jadi mereka bisa berkembang."

    "Di game ketiga kami ambil lagi irama permainan untuk langsung menekan," kata dia melanjutkan.

    Ditambahkan oleh Rian, dia merasa beruntung menjadi bagian dari kesuksesan Indonesia pada merebut Thomas Cup 2020.

    Rian berharap bisa mempertahankan momentum positif dari Thomas Cup untuk mendulang sukses ketika bertanding di Denmark Open 2021.

    "Senang dan bangga jadi bagian tim Thomas Indonesia dan mencetak sejarah dengan meraih juara," ucap Rian.

    "Kami ingin mempertahankan momentum itu di ajang ini dan juga ke depanya," tambahnya.

    Fajar/Rian akan menghadapi pasangan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, pada perempat final Denmark Open, Jumat (22/10/2021).

    Komentar
    Additional JS