0
News
    Home Featured liga 2 PSSI Sepak Bola Sepak Bola Indonesia

    Penjelasan PSSI Loloskan Hutang Klub Liga 2 untuk Ikut Berkompetisi By BolaSport

    3 min read

     

    Penjelasan PSSI Loloskan Hutang Klub Liga 2 untuk Ikut Berkompetisi

    By
    BolaSport.com Mochamad Hary Prasetya
    bolasport.com
    3 min

    BOLASPORT.COM - Wakil Ketua Umum PSSIIwan Budianto, memberikan penjelasan mengapa pihaknya meloloskan klub-klub Liga 2 2021 yang masih punya hutang ke mantan pemainnya tetapi bisa ikuti berkompetisi musim ini.

    Seperti diketahui ada empat klub Liga 2 2021 yang masih menunggak gaji ke mantan pemainnya yakni Kalteng Putra, PSKC Cimahi, Persekat Tegal, dan Persijap Jepara.

    Iwan Budianto mengakui bahwa klub-klub itu masih belum bisa membayarkan hak kepada mantan pemainnya.

    Iwan Budianto mencoba mengerti dengan memahami kondisi finansial yang dimiliki klub-klub Liga 2 2021.

    Ini berbeda dengan klub-klub Liga 1 2021 yang tidak boleh mempunyai hutang sebelum ikut berkompetisi.

    Iwan Budianto menyebutkan bahwa sebelumnya ada sembilan klub Liga 1 2021 yang punya hutang tetapi ia tidak menyebutkan nama timnya.

    "Ada beberapa klub menunggak gaji (Liga 2)."

    "Kalau di Liga 1 karena sistem profesional dan klub levelnya lebih tinggi, mereka tidak bisa ikut kompetisi jika tidak bisa diselesaikan."

    "Ada sembilan klub (Liga 1) yang menyelesaikan hutang dan mereka akhirnya bisa ikut berkompetisi," ucap Iwan Budianto dalam sesi virtual bersama awak media termasuk BolaSport.com, Selasa (28/9/2021).

    Adapun untuk kasus di Liga 2 2021, Iwan Budianto mengatakan PSSI melakukan pendampingan.

    Sebanyak 24 klub Liga 2 2021 mendapatkan subsidi dari PSSI sekitar Rp 800 juta.

    Nah, klub-klub Liga 2 2021 yang masih menunggak utang kepada mantan pemainnya, PSSI melakukan mediasi.

    PSSI mencoba berkomunikasi dengan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI).

    Dari hasil komunikasi itu disepakati sebuah perencanaan untuk membayar tunggakan hutang tersebut.

    Dan, klub-klub yang masih punya hutang itu akhirnya bisa berkompetisi musim ini.

    Nantinya pembayaran sisa hutangnya itu akan disalurkan lewat bantuan subsidi yang diberikan PSSI.

    Itu pun diberikan kalau sampai akhir kompetisi, klub-klub tersebut belum juga membayarkan hutang.

    "PSSI menjamin bahwa klub-klub tersebut tidak mendapatkan subsidinya sebelum menyelesaikan tunggakan gaji, tapi mereka tetap bisa berkompetisi."

    "Apabila mereka tidak bisa menyelesaikan tunggakan gaji, kami sudah menghitung total jumlahnya dengan nilainya kami bisa selesaikan dari pemotongan subsidi yang kami berikan," tutup Iwan Budianto.

    Komentar
    Additional JS