PT LIB Beri Perlakuan Khusus untuk Persiraja di Liga 1 2021, Apa Itu? - Indosport
3 min read
PT LIB Beri Perlakuan Khusus untuk Persiraja di Liga 1 2021, Apa Itu?
Kamis, 5 Agustus 2021 09:35 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Indra Citra Sena
Logo klub Liga 1, Persiraja Banda Aceh.
INDOSPORT.COM - Persiraja Banda Aceh nampaknya mendapat perlakuan khusus untuk mengarungi Liga 1 2021. PT Liga Indonesia Baru (LIB) memberikan kelonggaran terkait kewajiban atau aturan lisensi pelatih.
Sebelumnya, Persiraja mengajukan keberatan terkait regulasi Liga 1, di mana pelatih klub harus berlisensi AFC Pro atau setara. Pasalnya, pelatih Persiraja, Hendri Susilo, baru mengantongi lisensi A.
Terkait hal itu, direktur operasional PT LIB, Sudjarno, mengatakan, pihaknya memberikan kelonggaran. Persiraja bisa mendaftarkan Hendri Susilo sebagai pelatih kepala.
"Regulasi pelatih ada kekhususan untuk satu tim ini (Persiraja Banda Aceh) terkait lisensi kepelatihan," kata Sudjarno, Rabu (4/8/21).
Manajemen Persiraja bukannya tak mau mengikuti regulasi yang berlaku. Mereka sudah mendaftarkan Hendri Susilo untuk mengambil lisensi AFC Pro pada Februari 2020, tapi kegiatan itu batal dilaksanakan PSSI lantaran terdampak pandemi virus corona.
Sehingga, Persiraja Banda Aceh meminta kelonggaran terkait regulasi pelatih di Liga 1 2021 dan disetujui PSSI sebagai pemegang kewenangan.
"Soal pelatih ranah PSSI. Persiraja itu sudah ajukan karena dia sedang ajukan licensing," jelas direktur utama LIB, Ahmad Hadian Lukita.
"Jadi, intinya bukan sama sekali tak punya effort untuk mendapatkan lisensi AFC Pro. Tapi sudah daftar sebelum liga untuk kursusnya, dan diskusi dengan PSSI dan Persiraja diberi kemudahan," tandasnya.
1. Wajib AFC A Pro
Pelatih Persiraja Banda Aceh, Hendri Susilo
Regulasi pelatih wajib berlisensi AFC Pro atau setara bukan cuma aturan dari PSSI dan PT LIB, melainkan diwajibkan oleh konfederasi sepak bola Asia atau AFC. Semua klub kasta teratas di Benua Asia wajib menerapkan regulasi tersebut.
Sekadar mengingatkan, PT LIB dan PSSI telah memutuskan untuk memutar kompetisi mulai 20 Agustus setelah mengantongi izin melaksanakan liga di tengah pandemi virus corona dari instansi terkait, Selasa (3/8/21).
[Category Opsi Informasi, Olahraga, Sepak Bola, Sepak Bola Indonesia]
[Tags Featured, Liga 1, PT LIB, Persiraja Banda Aceh]
Kamis, 5 Agustus 2021 09:35 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Indra Citra Sena
Logo klub Liga 1, Persiraja Banda Aceh.INDOSPORT.COM - Persiraja Banda Aceh nampaknya mendapat perlakuan khusus untuk mengarungi Liga 1 2021. PT Liga Indonesia Baru (LIB) memberikan kelonggaran terkait kewajiban atau aturan lisensi pelatih.
Sebelumnya, Persiraja mengajukan keberatan terkait regulasi Liga 1, di mana pelatih klub harus berlisensi AFC Pro atau setara. Pasalnya, pelatih Persiraja, Hendri Susilo, baru mengantongi lisensi A.
Terkait hal itu, direktur operasional PT LIB, Sudjarno, mengatakan, pihaknya memberikan kelonggaran. Persiraja bisa mendaftarkan Hendri Susilo sebagai pelatih kepala.
"Regulasi pelatih ada kekhususan untuk satu tim ini (Persiraja Banda Aceh) terkait lisensi kepelatihan," kata Sudjarno, Rabu (4/8/21).
Manajemen Persiraja bukannya tak mau mengikuti regulasi yang berlaku. Mereka sudah mendaftarkan Hendri Susilo untuk mengambil lisensi AFC Pro pada Februari 2020, tapi kegiatan itu batal dilaksanakan PSSI lantaran terdampak pandemi virus corona.
Sehingga, Persiraja Banda Aceh meminta kelonggaran terkait regulasi pelatih di Liga 1 2021 dan disetujui PSSI sebagai pemegang kewenangan.
"Soal pelatih ranah PSSI. Persiraja itu sudah ajukan karena dia sedang ajukan licensing," jelas direktur utama LIB, Ahmad Hadian Lukita.
"Jadi, intinya bukan sama sekali tak punya effort untuk mendapatkan lisensi AFC Pro. Tapi sudah daftar sebelum liga untuk kursusnya, dan diskusi dengan PSSI dan Persiraja diberi kemudahan," tandasnya.
1. Wajib AFC A Pro
Pelatih Persiraja Banda Aceh, Hendri SusiloRegulasi pelatih wajib berlisensi AFC Pro atau setara bukan cuma aturan dari PSSI dan PT LIB, melainkan diwajibkan oleh konfederasi sepak bola Asia atau AFC. Semua klub kasta teratas di Benua Asia wajib menerapkan regulasi tersebut.
Sekadar mengingatkan, PT LIB dan PSSI telah memutuskan untuk memutar kompetisi mulai 20 Agustus setelah mengantongi izin melaksanakan liga di tengah pandemi virus corona dari instansi terkait, Selasa (3/8/21).
[Category Opsi Informasi, Olahraga, Sepak Bola, Sepak Bola Indonesia]
[Tags Featured, Liga 1, PT LIB, Persiraja Banda Aceh]