Manchester United Dapat Penalti Setelah Laga Berakhir, Bagaimana Aturannya? - Goal Indonesia
Manchester United Dapat Penalti Setelah Laga Berakhir, Bagaimana Aturannya? - Goal Indonesia

Manchester United membawa pulang tiga poin dari kandang Brighton setelah memperoleh hadiah penalti meski wasit sempat meniup peluit tanda laga usai.
Artikel dilanjutkan di bawah ini
Manchester United secara dramatis mengamankan kemenangan pertama di Liga Primer Inggris musim ini setelah menaklukkan tuan rumah Brighton & Hove Albion 3-2, Sabtu (26/9).
Brighton, yang tampak dijauhi dewi fortuna menyusul lima tembakan yang mengenai tiang dalam pertandingan ini, mengira mereka telah memaksakan skor seri berkat gol penyama Solly March pada menit kelima injury time.
The Seagulls benar-benar apes karena tidak lama berselang Setan Merah memperoleh hadiah penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Bruno Fernandes untuk melesakkan gol penentu tripoin.
Pilihan Editor
- Jadwal Siaran Langsung Sepakbola TV Indonesia Hari Ini - Nonton Bola Live Malam Ini (Liga Inggris, Liga Champions, Liga Italia, Liga 1 & Lainnya)
- Kapan Bursa Transfer Liga Primer Inggris & Eropa Ditutup?
- PlayStation 5: Tanggal Rilis, Harga, Upgrade FIFA 21 & Penawaran PS5
- DAFTAR JUARA Piala Super Eropa (1973-2020)
Menariknya, wasit Chris Kavanagh sempat meniup peluit panjang tanda laga berakhir sebelum mendapat masukan VAR dan menunjuk titik putih untuk handball Neal Maupay.
Artikel dilanjutkan di bawah ini
Tak heran kalau banyak orang bertanya-tanya, apakah penalti United sah dan bagaimana aturannya?
Menurut regulasi, dalam hal ini VAR boleh dipergunakan karena insiden terjadi sebelum wasit menyemprit peluit akhir dan pertandingan dapat dimainkan kembali usai pengecekan tersebut.
Dan sebagaimana dinyatakan International Football Association Board (IFAB) selaku badan yang menentukan Laws of the Game, tak ada restriksi waktu untuk meninjau insiden-insiden penting.

"Tak ada pembatasan waktu untuk proses peninjauan karena ketepatan lebih penting ketimbang kecepatan," demikian IFAB.
"Wasit dan ofisial pertandingan lainnya harus selalu membuat keputusan awal (termasuk tindakan disiplin) seolah-olah tidak ada VAR (kecuali untuk insiden yang 'terlewat')."
"Proses peninjauan harus dilakukan seefisien mungkin, tetapi ketepatan keputusan akhir lebih penting ketimbang kecepatan. Untuk alasan ini, dan karena beberapa situasi lebih kompleks dengan beberapa keputusan/insiden yang mesti ditinjau, tidak ada batas waktu maksimal untuk proses peninjauan."
Show Player
"Wasit kemudian akan mengambil/mengubah/membatalkan tindakan disiplin (jika diperlukan) dan memulai kembali permainan sesuai dengan Laws of the Game."
Adapun protokol VAR sendiri menegaskan: "VAR seperti asisten wasit - jika asisten wasit mengindikasikan sebuah pelanggaran terjadi sebelum wasit meniup peluit akhir, wasit masih bisa mengambil tindakan selama dia belum meninggalkan lapangan permainan."
"Jika situasi ini terjadi, VAR harus langsung menyampaikan kepada wasit yang kemudian bisa menginformasikannya kepada para pemain dan mencegah mereka meninggalkan lapangan. Insiden tersebut harus ditangani sesuai dengan prosedur normal VAR (mengecek, meninjau, dll.)."