6 Tempat Berfoto ala Belanda di Lawang Sewu
17 min read
via Sumber Pos April 05, 2018 at 08:31PM
Gedung Lawang Sewu di Semarang, Jawa Tengah, yang dihiasi lampu-lampu terlihat megah saat malam hari. TRIBUN JATENG/MAULANA RAMADHAN
Wisatawan sedang berfoto berlatarkan keindahan bangunan arsitektur Eropa, di Lawang Sewu, Semarang, Rabu (28/3/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA
Wisatawan sedang berfoto berlatarkan mozaik kaca di bangunan arsitektur Eropa, di Lawang Sewu, Semarang, Rabu (28/3/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA
Wisatawan sedang berfoto berlatarkan bangunan arsitektur Eropa, di Lawang Sewu, Semarang, Rabu (28/3/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA
Wisatawan sedang berfoto berlatarkan di bangunan arsitektur Eropa, di Lawang Sewu, Semarang, Rabu (28/3/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA
Wisatawan sedang memotret keindahan bangunan arsitektur Eropa, buatan Belanda di Lawang Sewu, Semarang, Rabu (28/3/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA
Keindahan bangunan arsitektur Eropa, buatan Belanda di Lawang Sewu, Semarang, Rabu (28/3/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA
Salah satu ikon wisata Kota Semarang ialah Lawang Sewu. Pesona arsitektur Eropa di zamannya begitu indah. Tidak hanya untuk difoto, sejarah arsitekturnya pun begitu menarik.
Lawang Sewu memiliki lima bangunan yang menyuguhkan banyak sudut menarik. Beberapa sudut menyuguhkan pemandangan arsitektur yang memukau, layaknya bangunan tua di Eropa.
"Ada sudut-sudut yang pas banget seperti di Eropa, tiang-tiang pancang, putih biasanya dipake foto pre-wedding," tutur Krisdani selaku pemandu wisata khusus Lawang Sewu kepada KompasTravel saat di sela-sela acara FamTrip HA-KA Hotel, Semarang, Rabu (28/3/2018).
Beberapa sudut ini mungkin belum terfikirkan oleh Anda, walaupun telah beberapa kali mengunjugi Lawang Sewu. Setelah meilhat beberapa foto berikut, bisa jadi Anda akan mengulang kunjungan untuk mengabadikan sudut-sudut bergaya Eropa ini.
1. Teras utama
Dari teras utama ini akan Anda akan melihat sudut bangunan utama Lawang Sewu. Sudut dengan menara berkaca mozaik menyambungkan antara bangunan A dan bangunan B.
Fotografer bisa mengambilnya dari pohon besar yang ada di tengah halaman. Dari sini bangunan Lawang Sewu terasa amat megah.
2. Kaca mozaik
Inilah tampak dalam dari sudut Lawang Sewu pada foto sebelumnya. Kaca Mozaik menghiasi menara hingga ketiggian sembilan meter. Uniknya di kaca mozaik tersebut mengisahkan tentang sejarah Lawang Sewu sebagai kantor perkeretaapian terbesar di Indoesia saat itu.
Anda bisa berfoto di atas anak tangga, membelakangi atau menhgadap ke kaca. Foto khas di tempat ini ialah siluet, berlatarkan kaca mozaik sejarah Lawang Sewu. Krisdani mengatakan kaca ini belum pernah dipugar ataupun rusak sejak didirikan mulai 1916-1918.
3. Pintu 1000
Tempat berfoto kali ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi yang pernah berkunjung ke Lawang Sewu. Anda bisa berfoto dengan latar pintu yang seolah tak berujung.
Pintu yang menyambungkan tiap ruangan di gedung B lantai dua ini terletak di tengah, fungsinya untuk memudahkan berkomunikasi antar ruangan pada saat itu.
4. Jembatan antar gedung
Jika Anda berkeliling di lima gedungnya, terdapat beberapa jembatan yang menyambungkan antar gedung tesebut. Jembatan dengan latar foto terbaik ialah yang menyambungkan gedung B dengan gedung C di lantai dua.
Anda bisa berfoto dengan latar deretan tiang di gerung B, menara kaca mozaik, dan jembatannya yang bersih.
5. Jalan belakang
Inilah salah satu sudut yang paling sering dijadikan lokasi foto pre wedding, menurut Krisdani. Tempatnya yang cukup tersembunyi, berada di jalan belakang bangunan-bangunan utama Lawang Sewu.
"Calon pengantin biasanya berjalan dari lorong mengarah keluar, kanan kiri belakangnya gedung putih tinggi," terang Krisdani pada wisatawan.
6. Sisi kanan gedung
Inilah salah satu titik foto yang jangan sampai terlewat setelah Anda berkeliling, lokasinya berada di pintu keluar Lawang Sewu. Biasanya foto ini juga jadi foto perpisahan antara pemandu wisata dengan para wisatawan.
Awan yang cerah berpadu dengan bangunan bertiang yang megah, dihiasi hijaunya taman, jadi komposisi foto yang apik. Tentunya perjalanan Anda ini akan memperindah feeds media sosial.
Penulis: Muhammad Irzal Adiakurnia
Editor: Sri Anindiati Nursastri
Copyright Kompas.com